KUR Perumahan Naik Jadi Rp50 Triliun, Ara: Pro Rakyat

KUR Perumahan Naik Jadi Rp50 Triliun, Ara: Pro Rakyat

Fajarasia.id  – Pemerintah menaikkan alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan menjadi Rp50 triliun pada 2026, dari sebelumnya Rp36 triliun. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyebut kenaikan ini sebagai bukti keberhasilan program Presiden Prabowo Subianto.

“Alokasi KUR Perumahan naik dari Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun. Artinya program Presiden Prabowo ini sangat berhasil,” ujar Ara saat di hubungi pada Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan, penyaluran KUR perumahan hingga 20 Juni telah mencapai Rp19,2 triliun atau 54,6 persen dari target. Capaian tersebut menjadi alasan pemerintah menambah plafon.

Selain itu, Ara menegaskan bunga KPR subsidi tetap 5 persen meski suku bunga acuan BI Rate naik. Uang muka juga dipertahankan hanya 1 persen. “Inilah program yang sangat pro rakyat,” katanya.

Kebijakan ini diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak sekaligus menjaga stabilitas sektor perumahan di tengah tantangan ekonomi.****

Pos terkait