Fajarasia.id — Kunjungan perdana Presiden RI Prabowo Subianto ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, menjadi sorotan publik sekaligus jawaban atas spekulasi yang menyebut pembangunan ibu kota baru sebagai proyek mubazir. Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menegaskan bahwa kehadiran Presiden di lokasi pembangunan merupakan sinyal politik yang kuat tentang komitmen pemerintah terhadap keberlanjutan IKN.
“Saya kira ini penting untuk menjawab spekulasi yang selama ini berkembang bahwa IKN ini semacam proyek yang mubazir,” ujar Rifqi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Politisi Fraksi NasDem itu menilai kunjungan Presiden bukan sekadar agenda peninjauan, melainkan bentuk perhatian nyata terhadap proyek strategis nasional tersebut. Menurutnya, langkah ini melanjutkan pesan politik sebelumnya yang ditunjukkan melalui penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah. Regulasi tersebut memperkuat arah kebijakan agar IKN benar-benar terwujud sebagai pusat pemerintahan pada 2028.
Rifqi menekankan, keberlanjutan pembangunan IKN adalah keniscayaan karena memiliki landasan hukum yang jelas, yakni Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. Dengan alokasi anggaran hampir Rp100 triliun, ia menilai akan sangat disayangkan bila proyek ini tidak segera dimanfaatkan sesuai tujuan awal. “No point to return bagi kami. Anggaran yang sudah disahkan akan mubazir jika tidak dimanfaatkan,” tegasnya.
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menyiapkan strategi pemindahan aparatur sipil negara (ASN) secara bertahap. Menteri PANRB Rini Widyantini telah menyampaikan kepada Komisi II DPR bahwa cetak biru pemindahan kementerian dan lembaga sudah tersedia. Namun, keputusan final tetap menunggu arahan Presiden. Rifqi berharap setelah kunjungan langsung Prabowo, proses pemindahan dapat segera dipercepat. “Sudah ada rusun untuk 15 ribu orang, tapi belum ditempati. Kalau tidak segera diputuskan, itu mubazir,” ujarnya.
Kedatangan Presiden Prabowo di IKN pada Senin (12/1) sore, menggunakan helikopter Super Puma yang mendarat di depan Istana Garuda, menandai dimulainya rangkaian agenda kerja di ibu kota baru. Setelah sebelumnya melakukan kunjungan ke Banjarbaru dan Balikpapan, kehadiran Prabowo di IKN menjadi simbol dukungan nyata terhadap proyek yang digadang sebagai wajah baru Indonesia.





