Krisis Rafah Memanas, Negara Arab Kompak Tolak Rencana Israel

Krisis Rafah Memanas, Negara Arab Kompak Tolak Rencana Israel

Fajarasia.id –Sejumlah negara Arab dan Muslim menolak rencana Israel membuka Perlintasan Rafah hanya satu arah, yang memungkinkan warga Gaza keluar ke Mesir tanpa bisa kembali.

Dalam komunike bersama Jumat (5/12), Menlu dari UEA, Mesir, Yordania, Indonesia, Pakistan, Turkiye, Arab Saudi, dan Qatar menegaskan pengusiran paksa warga Palestina tidak dapat diterima. Mereka menuntut Rafah dibuka dua arah demi menjamin kebebasan bergerak masyarakat Gaza.

Para menlu juga menekankan pentingnya menjaga gencatan senjata, memastikan akses bantuan kemanusiaan, mempercepat rekonstruksi, serta memberi ruang bagi Otoritas Palestina kembali menjalankan tanggung jawab di Gaza.

Sebelumnya, Israel menyebut Rafah akan dibuka kembali dalam beberapa hari, namun hanya untuk keluar dari Gaza. Mesir membantah keras adanya koordinasi terkait rencana tersebut.

Sejak Mei 2024, Rafah kerap ditutup setelah Israel mengambil alih sisi Palestina. Jalur ini menjadi pintu utama bantuan kemanusiaan sekaligus satu-satunya akses keluar bagi warga Gaza.

Pos terkait