Ketua Baleg DPR RI Dorong Legislasi 2026 Lebih Efektif dan Responsif

Ketua Baleg DPR RI Dorong Legislasi 2026 Lebih Efektif dan Responsif

Fajarasia.id  — Badan Legislasi (Baleg) DPR RI resmi membuka masa sidang III Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung Nusantara I, Senayan. Rapat yang dipimpin Ketua Baleg DPR RI Bob Hasan ini menjadi ajang evaluasi atas capaian legislasi tahun sebelumnya sekaligus penegasan komitmen untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja legislasi di tahun 2026.

Dalam sambutannya, Bob Hasan menekankan bahwa masa sidang III memiliki arti strategis. Setelah masa reses, para anggota DPR kembali dengan membawa aspirasi masyarakat dari daerah pemilihan masing-masing. “Momentum ini harus kita jadikan kesempatan emas untuk mengubah suara rakyat menjadi kebijakan nyata yang solid,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh anggota Baleg untuk memanfaatkan energi positif di awal tahun 2026 dengan kerja legislasi yang lebih cepat, tepat, dan terukur. Menurutnya, produktivitas Baleg harus berdampak langsung pada kemajuan bangsa.

Bob juga menegaskan bahwa rekomendasi hasil kerja legislasi tahun 2025 tidak akan berhenti sebagai catatan. Baleg segera membentuk panitia kerja (panja) untuk mempercepat pembahasan rancangan undang-undang prioritas. “Setiap agenda yang sudah ditetapkan akan langsung ditindaklanjuti agar proses legislasi berjalan lebih efisien,” tegasnya.

Selain membahas agenda legislasi, rapat juga menandai pergantian anggota Baleg dari Fraksi PKB. Dedi Wahidi resmi digantikan oleh Abdullah berdasarkan surat tertanggal 13 Januari 2026. Bob Hasan menyampaikan apresiasi atas pengabdian Dedi Wahidi sekaligus berharap Abdullah membawa semangat baru dalam memperjuangkan aspirasi rakyat melalui legislasi.

Rapat Baleg hari itu dihadiri anggota dari seluruh fraksi sehingga kuorum terpenuhi sesuai tata tertib DPR RI. Agenda utama yang ditetapkan adalah rancangan jadwal kerja Baleg selama masa sidang III, yang berlangsung 27 hari kerja, dari 13 Januari hingga 19 Februari 2026.

Dalam waktu yang terbatas, Baleg menetapkan sejumlah prioritas, antara lain penyusunan RUU strategis, harmonisasi RUU usul anggota dan komisi, evaluasi Program Legislasi Nasional (Prolegnas), serta kunjungan kerja ke daerah untuk sosialisasi Prolegnas prioritas 2026 dan penjaringan aspirasi masyarakat.

Bob menegaskan bahwa jadwal kerja Baleg tetap fleksibel dan dapat menyesuaikan dinamika kebutuhan legislasi. Ia membuka ruang bagi anggota untuk memberikan masukan agar agenda yang disusun benar-benar responsif terhadap kebutuhan rakyat.

Dengan dimulainya masa sidang III, Baleg DPR RI menargetkan kinerja legislasi tahun 2026 berjalan lebih efektif, responsif, dan selaras dengan aspirasi masyarakat yang telah dihimpun selama masa reses.

Pos terkait