Kepala Otorita Diminta Perhatikan Kearifan Lokal Membangun IKN

Kepala Otorita Diminta Perhatikan Kearifan Lokal Membangun IKN

Fajarasia.id – Anggota Komisi II DPR RI Helmy Faishal meminta Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara memperhatikan kearifan lokal dalam pembangunan IKN. Hal itu disampaikannya dalam rapat Komisi II dengan Kepala Otorita IKN Bambang Susantorno, Senin (3/4/2023).

Menurut Faishal, IKN akan menjadi kota percontohan bagi daerah lain. Oleh karena itu, dalam membangun sebuah tata kelola pemerintahannya banyak aspeknya yang harus diperhitungkan.

“Kita harapkan bahwa IKN ini akan menjadi prototype, agar menjadi percontohan bahwa Ibu Kota negara yang dibangun. Itu seluruhnya berdasarkan atas yang disebut sebagai kepada Local Wisdom kearifan kearifan lokal,” katanya.

Dalam pembangunan infrastrukturnya sendiri, Helmy berharap agar tetap mengedepankan etnisitas yang dimiliki. “Dari segi arsitekturnya pun, jangan sampai juga terlalu modern minimalis,” ujarnya.

“Tetapi juga harus tetap kuat dengan etnisitas, kuat dengan kekuatan budaya yang dimiliki oleh kita. Harus mempertahankan kearifan lokal, ini harus kuat,” ucapnya.

Lebih lanjut, Faishal juga berharap kualitas air, udara, penggunaan solar energy, dan berapa persen kawasan hijau bisa tergambar. Sehingga, selain dapat menjadi menjadi prototype percontohan bagi daerah lainnya juga dapat menjadi kota wisata dimasa akan datang.

“Bakan (IKN) ini bisa menjadi ’secara eggak sadar’ akan menjadi kota wisata. Kalau ada isu banjir, kalau kita bikin sodetan atau sungai, maka sebetulnya jika terkelola dengan baik,  bisa menjadi satu kawasan wisata tersendiri,” katanya.

Ia juga mengatakan, membangun IKN itu tidak semata-mata sekedar membangun sebuah real estate. Namun banyak hal lain yang mesti diperhatikan, termasuk bagaimana menjaga dan menjamin keamanan IKN dari daerah perbatasan negara.

“Bukan hanya seperti kita misalnya membangun perumahan Karawaci di BSD, Alam Sutera, dan sebagainya. Membangun IKN itu adalah membangun sebuah tata kelola pemerintahan, yang tentu ini dari banyak aspeknya harus diperhitungkan,” ujarnya.

“Seberapa siap kita menjaga border kita? di situ ada perbatasan dengan Kuching, dengan Malaysia. Selama ini kita semua tahu ada banyak masalah di sana terkait dengan pintu kita yang keluar masuk,” ucapnya.****

Pos terkait