Hantavirus Jadi Alarm, DPR Dorong Surveilans Ketat

Hantavirus Jadi Alarm, DPR Dorong Surveilans Ketat

Fajarasia.id -Meski kasus suspek hantavirus di Kulon Progo, DIY, telah dipastikan negatif, Komisi IX DPR menekankan pentingnya penguatan surveilans penyakit menular dan sosialisasi langsung ke masyarakat.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Fraksi PDIP Charles Honoris mengapresiasi langkah cepat Dinas Kesehatan DIY, namun mengingatkan agar sistem deteksi dini, laboratorium, dan pelaporan tetap diperkuat hingga ke daerah. Ia juga mendorong koordinasi dengan otoritas kesehatan internasional untuk memantau perkembangan global.

Sementara itu, anggota Komisi IX DPR Fraksi NasDem Irma Suryani Chaniago menekankan perlunya sosialisasi langsung ke masyarakat. Menurutnya, tidak semua warga memiliki akses informasi digital, sehingga edukasi tatap muka menjadi penting.

Data Kementerian Kesehatan mencatat 17 kasus hantavirus ditemukan di Indonesia pada 2025 dan lima kasus pada 2026. Meski jumlahnya relatif rendah, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi penularan zoonosis yang ditularkan melalui tikus.

Kepala Dinkes Kulon Progo Susilaningsih memastikan hasil laboratorium Kemenkes menunjukkan warga suspek hantavirus di daerahnya negatif. Namun, ia tetap mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan.*****

 

Pos terkait