Haega Solar Turun, Subsidi Malaysia Berlaku 1 Juli, Anggaran Membengkak

Haega Solar Turun, Subsidi Malaysia Berlaku 1 Juli, Anggaran Membengkak

Fajarasia.id – Pemerintah Malaysia resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mulai 1 Juli 2026. Harga baru ditetapkan sebesar RM2,10 per liter atau sekitar Rp9.150 (kurs Rp4.359/RM).

Saat ini, harga solar berlaku berbeda: RM2,15 per liter di Sabah dan Sarawak yang mendapat subsidi, sementara di Semenanjung Malaysia mencapai RM4,07. Perbedaan ini kerap memicu kebocoran dan penyelundupan lintas wilayah, sehingga pemerintah menerapkan aturan baru untuk menutup kesenjangan.

Mengutip Reuters, kebijakan subsidi penuh hanya berlaku bagi warga Malaysia yang memenuhi syarat. Mereka akan diverifikasi melalui kartu identitas nasional, dengan batas pembelian maksimal 200 liter per bulan. Wakil Menteri Keuangan Amir Hamzah Azizan dijadwalkan mengumumkan rincian lebih lanjut pada Senin mendatang.

Langkah ini diperkirakan menambah beban anggaran subsidi yang melonjak hingga RM3,2 miliar per bulan, naik empat kali lipat dari sebelumnya RM700 juta, seiring kenaikan harga minyak global di tengah konflik Iran.

Secara terpisah, perusahaan energi nasional Petronas menandatangani perjanjian baru di Turkmenistan untuk memperkuat kehadiran di Laut Kaspia. Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyebut kesepakatan itu membuka akses Malaysia ke salah satu cadangan gas terbesar dunia, dengan potensi ekspor ke China, Jepang, dan Korea Selatan.****

 

Pos terkait