Emas Pecah Rekor! Harga Tembus US$4.900, Perak Ikut Meroket

Emas Pecah Rekor! Harga Tembus US$4.900, Perak Ikut Meroket

Fajarasia.id  – Pasar logam mulia kembali bergemuruh. Harga emas dunia resmi menembus level psikologis US$4.900 per troy ons, mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah. Reli spektakuler ini terjadi seiring lonjakan harga perak yang juga mencetak all time high.

Pada perdagangan Kamis (22/1/2026), emas melesat 2,07% ke posisi US$4.936,29 per troy ons, bahkan sempat menyentuh level intraday tertinggi di US$4.940,40 per troy ons sebelum ditutup sedikit lebih rendah. Kenaikan ini memperpanjang reli empat hari berturut-turut dengan akumulasi penguatan mencapai 7,4%. Target emas menuju US$5.000 per troy ons kini tinggal selangkah lagi.

Sementara itu, perak tak mau kalah. Setelah sempat melemah dua hari, logam putih ini bangkit dengan kenaikan 3,14% ke level US$96,17 per troy ons, sekaligus menorehkan rekor baru. Pada perdagangan Jumat pagi (23/1/2026), harga perak masih menguat tipis ke US$96,36 per troy ons.

Faktor Pendorong Reli

  • Ketegangan geopolitik yang memanas di kawasan Arktik.
  • Dolar AS melemah, membuat emas lebih menarik bagi investor global.
  • Ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve, meningkatkan daya tarik aset safe-haven.

Peter Grant, analis senior Zaner Metals, menilai tren de-dolarisasi global dan kebijakan moneter longgar menjadi katalis utama lonjakan emas. “Kemunduran jangka pendek justru akan dilihat sebagai peluang beli. Level US$5.000 sudah di depan mata,” ujarnya.

Menurut Nikos Tzabouras, analis pasar di Tradu, perak memiliki daya tarik fundamental yang kuat. Meski bukan aset cadangan seperti emas, perak tetap menjadi pilihan investor di tengah pelemahan dolar dan derasnya arus dana safe-haven.

Dengan momentum yang terus menguat, pasar menilai emas berpotensi melampaui proyeksi teknikal hingga US$5.187 per troy ons. Perak pun diperkirakan masih akan melanjutkan reli, seiring meningkatnya permintaan industri dan investasi.

Pos terkait