Dua Gelar Kuliah di UKI dalam Empat Tahun

Dua Gelar Kuliah di UKI dalam Empat Tahun

Fajarasia.id – Universitas Kristen Indonesia (UKI) membuka program International Joint Degre Programe bekerjasama dengan Coventry University, Inggris. Demikian disampaikan Rektor UKI Prof. Dhaniswara K. Harjono saat Grand Launch Joint Degree Programme.

Dhaniswara mengatakan, kerjasama Fakultas Ekonomi dan Bisnis UKI tersebut telah mendapat ijin dari Kemendikbudristek RI. Mahasiswa yang mengikuti program ini bisa mendapatkan 2 gelar sarjana hanya dalam waktu 4 tahun.

“Gelar yang diberikan Sarjana Manajemen (S1) dari UKI Jakarta dan Gelar Bachelor of Arts (Hons) dari GBCU Inggris. Kelas internasional ini didukung oleh PSB Academy Singapore, dan Raffles College Jakarta,” ujar Dhaniswara.

Persyaratan pendaftaran program ini, siswa lulusan SMA dengan nilai rata-rata 80,00, memiliki skor Paper-based TOEFL. Score minimum 513/ skor IELTS 5.5/ skor TOEFL iBT 65 atau mengikuti test kemampuan Bahasa Inggris setara di UKI.

Persyaratan tambahan untuk masuk ke Coventry University di tahun terakhir, mahasiswa bisa menyelesaikan dan lulus semua modul. Tiga tahun pertama dengan minimal Indeks Prestasi Kumulatif 2.0 dan skor IELTS 6.5.

“UKI bermitra dengan salah satu institusi pendidikan tinggi terbaik di Inggris untuk program internasional. Kami percaya hanya dengan institusi kualitas terbaik, UKI dapat memberi kesempatan mahasiswa Indonesia menjadi bagian komunitas internasional,” ucap Daniswara.

“Tantangan di dunia global semakin sulit. Dan hanya dengan mempersiapkan diri lebih baik dapat meraih lebih banyak peluang,” ujar Dhaniswara di Kampus UKI Cawang, Kamis (7/3/2024).

“Mari kita lanjutkan program ini dengan penuh semangat untuk menginspirasi generasi mendatang melalui kerja sama dengan insitusi internasional. Kami berharap kolaborasi ini menunjukkan komitmen mendalam terhadap inovasi, globalisasi, dan eksplorasi pengetahuan lintas batas,” katanya.

Pro-Vice Chancellor International, Coventry University, United Kingdom Prof Richard Wells menjelaskan pendidikan internasional memberikan banyak manfaat. “Mengikuti joint degree programme di Indonesia, mahasiswa berkesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” ucap Richard.

Wakil Rektor UKI bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr Ied Veda Rimrosa Sitepu mengutarakan program ini diluncurkan mengingat tren. Tren banyaknya pelajar Indonesia yang tertarik untuk mengejar gelar ganda di Indonesia.****

Pos terkait