Fajarasia.id – Desa Batu Nagodang Siatas, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara, hingga kini masih terisolasi setelah jembatan Sungai Aek Sipoti putus total akibat longsor. Seluruh struktur jembatan hanyut terbawa arus deras sehingga akses menuju desa terputus.
Kapten CTP Sodogoron Situmorang, Danramil 09/Onan Ganjang Kodim 0210/TU, menyampaikan bahwa kondisi jalan menuju desa juga semakin parah karena beberapa titik tertutup longsor. TNI bersama pemerintah daerah berupaya membuka jalur alternatif, namun pengerjaan baru mencapai sekitar 70 persen.
“Sampai hari ini akses menuju desa masih terputus. Kami belum bisa memastikan kapan jalur baru selesai,” ujarnya, Saat di hubungi pada Selasa (16/12/2025).
Akibat bencana tersebut, warga Dusun Siatas terpaksa mengungsi ke Gereja HKBP Parbotihan. Sebanyak 233 jiwa kini berada di lokasi pengungsian, menurun dari jumlah sebelumnya 303 jiwa. Warga memilih bertahan karena khawatir terjadi longsor susulan, terlebih rumah mereka berada di kaki Gunung Dolok Pinapan yang rawan pergerakan tanah.
Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, retak, dan miring sehingga tidak layak huni. Salah seorang warga, Riama, mengaku trauma untuk kembali ke rumah meski kondisinya tidak rusak parah.
“Saya tidak berani pulang, rumah retak dan jembatan putus total. Kami berharap pemerintah menyiapkan hunian baru bagi warga terdampak,” kata Riama.
Longsor yang melanda desa ini dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi selama tiga minggu terakhir. Pemerintah daerah bersama aparat masih berupaya memulihkan akses dan menyiapkan langkah penanganan bagi warga terdampak.***





