Fajarasia.id – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia meminta pemerintah Indonesia mempertimbangkan kembali posisi di Board of Peace (BoP) setelah tiga prajurit TNI gugur akibat serangan Israel di Lebanon.
“Serangan Israel ke prajurit TNI merupakan pengingkaran nyata terhadap nilai perdamaian yang menjadi dasar BoP. Karena itu, pemerintah perlu berpikir ulang terkait keberadaan Indonesia di forum tersebut,” ujar Doli.
Ia menilai tidak ada gunanya duduk bersama membicarakan perdamaian jika pada saat yang sama ada negara anggota BoP yang justru melakukan pelanggaran berat terhadap hukum internasional. Menurutnya, insiden ini harus menjadi pelajaran penting bagi bangsa Indonesia untuk bersikap lebih tegas terhadap pihak yang melakukan kekerasan.
Doli juga mengingatkan bahwa Israel berulang kali melakukan pelanggaran, termasuk serangan terhadap warga sipil dan pembangunan pemukiman ilegal. “Dengan adanya korban dari TNI, seharusnya ini menjadi dasar untuk meningkatkan tekanan kita,” tegasnya.
Selain mendesak evaluasi posisi Indonesia di BoP, Doli mendorong DPR dan pemerintah terus berkoordinasi dengan PBB untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. Ia juga menekankan pentingnya penghargaan bagi prajurit yang gugur serta jaminan masa depan keluarga mereka.****





