China Tambah Bantuan, Kasus Ebola di Kongo Tembus 1.000

China Tambah Bantuan, Kasus Ebola di Kongo Tembus 1.000

Fajarasia.id  – Pemerintah China menegaskan komitmen untuk terus membantu penanganan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) setelah jumlah kasus terkonfirmasi melampaui 1.000. Bantuan mencakup tim medis, obat-obatan, serta perlengkapan penanggulangan epidemi.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyebut hampir seribu tenaga medis kini bekerja bersama masyarakat Afrika. “China dan Afrika selalu menjadi mitra yang saling mendukung di saat sulit,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (22/6/2026).

DRC melaporkan 1.003 kasus Ebola sejak wabah diumumkan 15 Mei, dengan 254 kematian. Menteri Kesehatan DRC Roger Kamba mengatakan upaya pengendalian terus dilakukan di Provinsi Ituri, Kivu Utara, dan Kivu Selatan, meski pelacakan kontak masih menjadi tantangan.

Selain DRC, bantuan darurat tambahan juga akan diberikan ke Uganda dan Uni Afrika. Penelitian terbaru menunjukkan wabah kali ini berasal dari galur Ebola Bundibugyo yang ditularkan satwa liar, bukan dari rantai penularan lama.

Kekhawatiran lintas negara mulai muncul setelah Israel melaporkan dua kasus suspek Ebola dari warga yang baru kembali dari Kongo. Pasien kini menjalani isolasi di rumah sakit rujukan Sheba Tel Hashomer.****

Pos terkait