Fajarasia.id – Gelandang tim nasional Portugal, Bruno Fernandes, menanggapi kartu merah yang diterima Cristiano Ronaldo saat menghadapi Irlandia dalam laga Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Menurutnya, insiden tersebut merupakan hal yang lumrah terjadi di dunia sepak bola.
“Itu biasa terjadi di sepak bola. Ronaldo terkena dampak dari reaksinya, sesuatu yang sebenarnya tidak ia inginkan,” ujar Bruno, dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola Portugal (FPF), Minggu (16/11/2025).
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Aviva, Dublin, Jumat (14/11) dini hari WIB, sempat diwarnai kontroversi. Ronaldo dianggap menyikut bek Irlandia Dara O’Shea pada menit ke-61 babak kedua.
Awalnya wasit hanya memberikan kartu kuning. Namun setelah meninjau tayangan ulang melalui VAR, keputusan diubah menjadi kartu merah langsung.
Akibat hukuman tersebut, Ronaldo harus absen dalam dua pertandingan, termasuk laga penentuan kontra Armenia di Grup F. Absennya sang kapten dinilai Bruno sebagai kehilangan besar bagi tim.
“Ronaldo tidak bisa membantu kami melawan Armenia. Kehilangan dia berarti kami harus bermain tanpa sosok yang bisa mencetak gol kapan saja,” kata Bruno.
Meski begitu, Bruno tetap optimistis Portugal mampu meraih kemenangan berkat kualitas pemain lain yang dimiliki skuad. Ia menegaskan target utama adalah memastikan tiket langsung ke Piala Dunia 2026.
Portugal saat ini memimpin klasemen Grup F dengan 10 poin dari lima laga, unggul dua poin dari Hungaria di posisi kedua. Armenia berada di dasar klasemen.
Jika Portugal menang atas Armenia, mereka otomatis lolos sebagai juara grup. Namun jika hasilnya imbang atau kalah, sementara Hungaria menang atas Irlandia, Portugal berpotensi turun ke posisi kedua dan harus melalui jalur playoff.****




