BNPT Ajak Masyarakat Desa Deteksi Dini Radikalisme-Terorisme

BNPT Ajak Masyarakat Desa Deteksi Dini Radikalisme-Terorisme

Fajarasia.id – Masyarakat desa diajak untuk meningkatkan kesadaran deteksi dini terhadap radikalisme dan terorisme. Hal tersebut disampaikan, Kepala Subdirektorat Kesiapsiagaan dan Pengendalian Krisis Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Indra Gunawan.

“Melalui desa siapsiaga sendiri memberikan pemahaman peningkatan kemampuan dan keterampilan kepada masyarakat. Oleh karena itu kita mengadakan intervensi sosial kedua program desa siap siaga di Pekon Waringinsari Barat, Lampung,” kata Indra Gunawan dalam keterangan tertulis,Sabtu (21/10/2023).

Lebih lanjut, ia mengatakan program desa siap siaga ini tentang mengedukasi masyarakat yang bertentangan dengan ideologi dan budaya Indonesia. Maka dari itu, Indra meyakini peningkatan kesadaran masyarakat desa akan berfungsi dalam pembentukan sistem deteksi dini.

“Kita berikan pengetahuan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat memiliki kesadaran terhadap ancaman radikalisme dan terorisme,” ujar Indra.

Menurutnya, program desa siap siaga ini sudah dijalankan di lima wilayah berbeda. Di mana, terdiri dari empat desa dan satu kelurahan.

“Di antaranya adalah Kabupaten Serang, Kabupaten Mojokerto. Ada juga di Kabupaten Sukabumi, Kelurahan Penatou di Bima NTB dan di Pringsewu,” kata Indra.

Sebelumnya, Kepala BNPT, Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan program desa siap siaga ini bertujuan untuk menciptakan desa yang toleran dan mampu mencegah masuknya radikalisme dan terorisme. Di mana, program tersebut, kata Rycko, pihaknya akan berkolaborasi aktif dengan masyrakat hingga perangkat desa.

“Ada tiga kriteria desa yang akan jadi agen perdamaian dan penanggulangan terorisme. Pertama desa harus mampu menjata moderasi beragama di lingkungannya,” kata Rycko.

Kemudian yang kedua, kata Rycko, desa harus mampu menjaga kerukunan dan harmonisasi antar masyarakat dalam bingkai NKRI. Yang terakhir, lanjutnya, desa tersebut harus siap memastikan untuk menolak semua praktik kekerasan, radikalisme, dan sejenisnya. ****

Pos terkait