Fajarasia.id – Anggota Komisi I DPR RI, Bambang Heri Purnama, menegaskan pentingnya penguatan persenjataan serta sarana dan prasarana (sarpras) di jajaran TNI, khususnya Korem 101/Antasari, Kalimantan Selatan.
Dalam kunjungan kerja bersama Komisi I DPR ke sejumlah Korem, termasuk di wilayah NTB dan Papua, Bambang menemukan masih banyak persoalan mendasar terkait kelayakan senjata, kendaraan angkut, hingga alat berat pendukung satuan seperti Detasemen Zeni Tempur (Denzipur). “Banyak persenjataan yang sudah tidak layak pakai. Ini harus segera dibenahi,” ujarnya.
Menurut Bambang, Korem 101/Antasari memiliki posisi vital sebagai penopang Ibu Kota Negara (IKN). Karena itu, dukungan sarpras yang memadai menjadi kebutuhan mendesak. Selain menjalankan tugas pertahanan, Korem juga aktif dalam operasi kemanusiaan, terutama penanganan bencana alam.
“Banjir dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) belakangan ini semakin sering terjadi. Perahu karet dan peralatan penanggulangan bencana seharusnya dimiliki sendiri, bukan meminjam lagi,” tegas politisi Golkar tersebut.
Bambang menekankan perlunya pendataan kebutuhan alutsista secara rinci agar Komisi I DPR dapat menyampaikan kondisi riil di lapangan kepada Menteri Pertahanan maupun Panglima TNI. Ia juga menyoroti kesiapan peralatan untuk menghadapi kebakaran besar yang pernah melanda Kalimantan Selatan.
Dalam kesempatan itu, Bambang menyampaikan apresiasi atas kiprah Korem 101/Antasari dalam membantu masyarakat. “Fungsi TNI dalam operasi kemanusiaan sangat nyata. Karena itu, kami mendukung penuh penguatan alutsista, kesejahteraan prajurit, serta peningkatan anggaran agar TNI semakin siap di lapangan,” pungkasnya.




