PSC Tagih Janji London Soal Iklan Permukiman Ilegal Israel

PSC Tagih Janji London Soal Iklan Permukiman Ilegal Israel

Fajarasia.id  — Gelombang protes mewarnai pameran pariwisata internasional World Travel Market (WTM) di London, Inggris, Selasa (3/11/2026). Sejumlah aktivis dari Palestine Solidarity Campaign (PSC) menggelar aksi penolakan tepat di depan paviliun Israel atas upaya promosi destinasi wisata di area pendudukan ilegal Palestina.

PSC menilai langkah Israel yang mengompanyekan kawasan permukiman ilegal dalam ajang pariwisata global tersebut jelas mencederai komitmen politik Inggris. Organisasi itu menuntut ketegangan sikap dari Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband untuk merealisasikan janji pemerintah dalam menyetop seluruh bentuk materi promosi terkait wilayah pendudukan.

Melalui peryataan resminya di media sosial X pada Kamis (5/11/2026), PSC menegaskan penemuannya di lapangan terkait aktivitas pemasaran di stan Israel. Mereka mendesak Menlu Miliband segera mengambil tindakan nyata atas temuan tersebut.

Sikap kritis para aktivis ini merujuk pada ketetapan kebijakan Inggris sejak September lalu. Saat itu, Miliband mengumumkan komitmen pemerintah dalam memperketat hubungan ekonomi dengan wilayah permukiman ilegal, melampaui retorika diplomatik semata.

Kebijakan tegas tersebut mencakup pembatasan impor produk dari lokasi permukiman ilegal serta pemutusan rantai pasok pendanaan, konstruksi, dan penyediaan jasa yang melibatkan entitas Inggris.

Di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Andy Burnham, Partai Buruh menegaskan komitmennya untuk mengecam praktik kekerasan di Tepi Barat maupun potensi pelanggaran hukum internasional di Jalur Gaza, sekaligus memastikan penolakan terhadap pendudukan ilegal Palestina diwujudkan dalam tindakan nyata.****

Pos terkait