Prabowo Kumpulkan 800 Pati, Utut Soroti Konsolidasi TNI-Polri

Prabowo Kumpulkan 800 Pati, Utut Soroti Konsolidasi TNI-Polri

Fajarasia.id  — Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada sekitar 800 perwira tinggi (pati) TNI dan Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta. Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menilai pertemuan tersebut memiliki pesan penting terkait konsolidasi dan soliditas aparat di bawah pemerintahan Prabowo.

Utut menyampaikan pandangannya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2026). Menurut dia, pertemuan yang melibatkan ratusan pati TNI dan Polri tersebut bukan sekadar agenda kedinasan.

“800 pati dari TNI dan polisi mesti ada pesan yang mau di-address,” kata Utut.

Politikus PDI-P itu menduga taklimat Prabowo berkaitan dengan proses penyesuaian setelah adanya pergantian sejumlah perwira tinggi di tubuh TNI dan Polri.

Utut mengatakan, konsolidasi diperlukan agar jajaran TNI dan Polri yang mendapatkan promosi maupun jabatan baru dapat tetap bekerja secara solid dalam mendukung pemerintahan.

“Pesan yang di-address kan kalau di benak saya mesti konsep konsolidasi. Jangan sampai ada TNI dan Polri tidak solid,” ujarnya.

Ia menambahkan, pergantian sejumlah pati kemungkinan membutuhkan masa penyesuaian di internal institusi. Namun, Utut menegaskan pandangannya tersebut merupakan penilaian pribadi karena dirinya tidak mengikuti langsung taklimat yang diberikan Prabowo.

“Kalau tahu persis, wong saya nggak ada di sana. Ini juga cuma sekelebat pas mau nonton TV ada taklimat, terus kamu nanya,” tutur Utut.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan sejumlah pesan Prabowo dalam taklimat tersebut. Presiden meminta TNI dan Polri memperkuat kekompakan serta kesiapsiagaan operasional.

Prabowo juga mengingatkan agar tidak muncul ego sektoral di antara kedua institusi tersebut. Seluruh pelaksanaan tugas, kata dia, harus diarahkan untuk memberikan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat.

“Perkuat kekompakan dan kesiapsiagaan operasional TNI-Polri. Jaga integritas dan jangan ada ego sektoral. Seluruhnya semata-mata untuk kemudahan dan kesejahteraan rakyat,” kata Teddy dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10/2026).

Selain soliditas internal, Prabowo menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat. TNI dan Polri diminta terus memperbaiki kualitas pelayanan serta cepat merespons kebutuhan warga dalam berbagai situasi.

“Jaga kepercayaan rakyat, TNI adalah tentara rakyat dan Polri adalah polisi masyarakat,” ujar Prabowo seperti disampaikan Teddy.

Taklimat tersebut menjadi salah satu agenda Prabowo yang melibatkan jajaran pati TNI dan Polri dalam jumlah besar. Pesan mengenai kekompakan, integritas, kesiapsiagaan, dan pelayanan publik menjadi bagian utama arahan Presiden kepada kedua institusi tersebut.****

Pos terkait