Fajarasia.id — Keputusan Lionel Messi mengakhiri kiprahnya bersama tim nasional Argentina memicu simpati dan rasa hormat mendalam dari rival abadinya, Cristiano Ronaldo. Ungkapan respek tersebut menegaskan hubungan dua megabintang yang saling mengagumi di balik rivalitas sengit selama lebih dari dua dekade.
Messi resmi mengakhiri karier internasionalnya usai memimpin Argentina menang 3-0 atas Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires. Dalam laga perpisahan tersebut, ia tampil gemilang dengan mencetak satu gol dan memberikan dua umpan matang.
Melalui pesan terbuka di media sosial, Ronaldo menyampaikan apresiasi atas pengabdian panjang Messi untuk negaranya. Kapten tim nasional Portugal itu menilai jejak langkah Messi sebagai warisan bersejarah yang akan terus dikenang.
“Bertahun-tahun membela negaramu dan itu adalah kisah yang akan hidup selamanya. Anda mendapatkan seluruh rasa hormat saya atas semua yang telah Anda capai bersama Argentina. Peluk hangat dari saya,” tulis Ronaldo.
Keputusan ini mengakhiri perjalanan panjang Messi berseragam Albiceleste yang membentang selama dua dekade. Dalam rentang waktu tersebut, ia mencatatkan 208 penampilan dan mengemas 126 gol. Pencapaian kuncinya dilengkapi dengan raihan satu trofi Piala Dunia, dua gelar Copa America, serta satu piala Finalissima.
Messi mengungkapkan bahwa langkah untuk mundur diambil setelah melalui dinamika perjalanan karier yang penuh warna. Walau diwarnai fase-fase sulit, ia menegaskan setiap pengorbanannya bersama tim nasional sangat setimpal dengan pencapaian yang diraih.
Pesan hangat dari Ronaldo ini mempertegas dimensi lain dari persaingan kedua pemain. Kendati kerap dibenturkan dalam perebutan gelar individu dan klub, keduanya berulang kali menunjukkan gestur saling mendukung di luar lapangan pada momen-momen krusial, menandakan kekaguman bersama atas pencapaian masing-masing.***





