20 Ribu Jemaah di Sumatra Terancam Gagal Berangkat Haji 2026

20 Ribu Jemaah di Sumatra Terancam Gagal Berangkat Haji 2026

Fajarasia.id  – Sekitar 20 ribu calon jemaah haji asal Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terancam gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyebut hal ini terjadi akibat dampak bencana alam yang mengganggu persiapan keberangkatan.

“Ada beberapa daerah yang kemungkinan akan tertunda atau bahkan mungkin tidak bisa terpenuhi jadwalnya karena bencana ini,” kata Irfan Jumat (26/12/2025).

Menurutnya, jumlah jemaah yang terdampak di tiga provinsi tersebut mencapai sekitar 20 ribu orang. Pemerintah kini tengah menyiapkan payung hukum agar kuota yang tidak terpenuhi bisa dialihkan ke provinsi lain.

Irfan menjelaskan, pihaknya memberikan dispensasi pelunasan biaya haji hingga pertengahan Januari 2026. Jika target itu tidak tercapai, calon jemaah yang belum bisa diberangkatkan akan dijadwalkan ulang pada 2027.

“Kalau sampai batas waktu pelunasan tetap belum bisa terpenuhi, tentu ada kemungkinan kita oper ke provinsi lain. Dan mereka akan dipersiapkan untuk 2027,” ujarnya.

Saat ini, persentase pelunasan biaya haji di tiga provinsi masih rendah. Di Sumatra Utara dan Sumatra Barat baru mencapai 60 persen, sementara di Aceh hanya 50 persen.

Irfan menegaskan pemerintah tetap berupaya agar keberangkatan sesuai jadwal. Namun, jika kondisi tidak memungkinkan, kebijakan baru akan diambil. “Kami berterima kasih kepada Komisi VIII yang sudah memberikan peluang payung hukum untuk kebijakan berbeda nanti,” katanya.

Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat antusiasme masyarakat Sumatra untuk berangkat haji sangat tinggi. Pemerintah berharap para calon jemaah tetap bersabar dan mengikuti arahan resmi agar proses keberangkatan berjalan lancar.****

Pos terkait