Zelensky Kritik Trump, Tegaskan Ukraina Tak Mau Lagi Beri Konsesi

Zelensky Kritik Trump, Tegaskan Ukraina Tak Mau Lagi Beri Konsesi

Fajarasia.id  – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan kritik tajam terhadap cara Amerika Serikat menangani perundingan damai dengan Rusia. Ia menegaskan Ukraina sudah terlalu sering diminta memberikan konsesi, sementara Moskow justru memperlambat proses dengan mengganti negosiator utamanya.

Dalam pidatonya di Konferensi Keamanan Munich, Minggu (15/2/2026), Zelensky berharap pertemuan trilateral pekan depan di Jenewa bersama AS dan Rusia bisa berlangsung serius dan substantif. Namun, ia mengakui sering kali terasa seolah masing-masing pihak membicarakan hal yang berbeda.

“Kami benar-benar berharap pertemuan trilateral minggu depan akan serius, substantif, bermanfaat bagi semua pihak. Tetapi terkadang rasanya seperti kedua belah pihak berbicara tentang hal-hal yang sama sekali berbeda,” ujarnya.

Zelensky juga menyoroti tekanan dari Presiden AS Donald Trump yang mendesaknya segera mencapai perdamaian. Menurutnya, Trump memiliki kewenangan untuk menekan Vladimir Putin agar mengumumkan gencatan senjata, namun Ukraina tidak bisa terus-menerus diminta berkompromi.

Pertemuan di Jenewa akan membahas isu utama seperti pencabutan sanksi, batasan program nuklir, hingga kebuntuan wilayah Donetsk. Ukraina menegaskan hanya ada dua opsi: mempertahankan garis kontrol saat ini atau membentuk zona ekonomi bebas.

Dengan Rusia yang kini menguasai sekitar 20 persen wilayah Ukraina, termasuk Krimea dan sebagian Donbas, Zelensky menekankan perlunya dukungan lebih besar dari sekutu Barat, baik berupa sanksi lebih keras maupun tambahan pasokan senjata.

Pos terkait