Trump Tak Akan Maju Lagi jika Kalah Pilpres

Trump Tak Akan Maju Lagi jika Kalah Pilpres

Fajarasia.id – Mantan Presiden Donald Trump menyatakan, tidak akan mencalonkan diri lagi pada pemilihan 2028 jika kalah dalam pemilihan tahun ini. Trump telah menjadi calon Partai Republik dalam tiga pemilihan nasional berturut-turut.

Dalam wawancara dengan Sinclair Media Group, Trump ditanya apakah dia akan mencalonkan diri lagi jika kalah dari Kamala Harris. “Tidak, saya pikir itu sudah cukup,” katanya, dikutip dari BBC News, Senin (23/9/2024).

Tetapi, ia menambahkan, harapannya untuk sukses dalam pemilihan tahun ini melawan Harris. Hukum AS melarang presiden menjabat lebih dari dua periode, jadi Trump tidak akan mencalonkan diri lagi pada 2028 jika dia menang.

Meskipun jarang mengakui kemungkinan kekalahan, Trump dua kali menyebut kemungkinan itu dalam beberapa hari terakhir. Dalam acara Dewan Israel-Amerika, Trump menyarankan pemilih Yahudi dapat berkontribusi pada kekalahannya.

Pernyataan Trump tersebut mendapat kecaman dari kampanye Harris dan beberapa organisasi Yahudi. Partai Demokrat tampaknya lebih unggul sejak Harris menjadi kandidat setelah Presiden Joe Biden mundur dari pemilihan.

Jajak pendapat CBS menunjukkan Harris memimpin 52% melawan 48% secara nasional. Di negara bagian kunci pertempuran, Harris unggul 51% melawan 49%.

Jajak pendapat NBC juga menunjukkan Harris memiliki keunggulan lima poin persentase atas Trump di seluruh AS, dengan 48% pemilih terdaftar melihat Harris secara positif. Ini adalah peningkatan besar sejak Juli, ketika hanya 32% pemilih yang melihatnya secara positif.***

Pos terkait