Fajarasia.id Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) memperkuat hubungan pertahanan dengan Amerika Serikat melalui pertemuan antara Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono dan Commander Pacific Air Forces (COMPACAF) Jenderal Kevin B. Schneider. Pertemuan berlangsung di Markas Besar TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (17/11).
Dalam siaran resmi TNI AU, pertemuan tersebut digelar untuk mempererat kerja sama militer sekaligus memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Amerika Serikat.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menjelaskan bahwa kedua pihak membahas sejumlah agenda latihan bersama yang telah terlaksana sepanjang tahun.
“Latihan Cope West 2025 serta Pacific Air Chiefs Video Teleconference (PAC VTC) terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan interoperabilitas kedua angkatan udara,” ujar I Nyoman di Jakarta, Selasa (18/11).
Selain itu, diskusi juga mencakup isu strategis seperti keamanan siber, ruang angkasa, pendidikan dan latihan, serta penguatan Air Domain Awareness.
Jenderal Schneider menyampaikan apresiasi atas dukungan administratif Indonesia yang mempermudah pergerakan pesawat militer AS saat melintasi wilayah udara Indonesia. Hal ini dinilai sebagai kontribusi penting dalam menjaga kelancaran operasi bersama.
Pertemuan kedua pimpinan militer berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keterbukaan. I Nyoman berharap kerja sama ini dapat semakin memperkuat kemampuan pertahanan TNI AU sekaligus mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat.****





