Rekaman Rapat Bocor, Imam Brotoseno Sampaikan Pengunduran Diri  

Rekaman Rapat Bocor, Imam Brotoseno Sampaikan Pengunduran Diri  

Fajarasia.id — Beredar kabar bahwa Direktur Utama TVRI, Imam Brotoseno, mengundurkan diri dari jabatannya. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pengunduran diri tersebut terjadi karena adanya ancaman yang dialami Brotoseno.

Selain Imam Brotoseno, disebutkan pula terdapat dua pejabat eselon I dan delapan pejabat eselon II di lingkungan TVRI yang ikut mengundurkan diri.

Salah satu sumber internal menyatakan, “Gak perlu RUPS sekarang. Ada BUMN putuskan pergantian dir jam 23.30 tanpa ada pemberitahuan.”

Hingga berita ini diturunkan, Imam Brotoseno belum bersedia memberikan jawaban resmi terkait kabar pengunduran dirinya. Dari isu yang beredar, Brotoseno justru mengaku terkejut dengan kabar yang menyebut dirinya diminta mundur.

Sebuah rekaman rapat melalui aplikasi daring (Zoom) TVRI beredar di beberapa grup, termasuk WhatsApp Demi Film Indonesia, pada Senin (23/2/2026) pagi. Dalam rapat tersebut, suara Imam Brotoseno terdengar jelas saat berpamitan dan menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Direktur Utama TVRI.

“Kabar ini memang sangat mengejutkan. Saya sudah berdiskusi dengan keluarga dan juga dengan Dewan Pengawas TVRI. Perpisahan adalah kematian kecil, kata orang Prancis,” ucapnya dengan nada datar.

Ia melanjutkan bahwa suatu saat mungkin akan bertemu kembali dengan rekan-rekan TVRI. “Mungkin suatu saat akan bertemu kembali dalam ruang yang baru, dalam dimensi yang lain,” lanjutnya.

Harapan untuk TVRI

Dalam kesempatan itu, Imam menyampaikan harapannya agar TVRI bisa menjadi televisi kelas dunia. “Saya berharap TVRI bisa menjadi TV kelas dunia,” katanya.

Ia juga mengungkapkan penyesalannya karena tidak bisa menonton Piala Dunia bersama rekan-rekan di TVRI. “Satu hal yang saya sesali, saya tidak bisa nobar Piala Dunia dengan Bapak dan Ibu,” ujarnya.

Imam berpesan agar karyawan dan wartawan TVRI tetap loyal kepada pemimpin dan pemerintah. “Kita harus loyal dan patuh pada pemimpin. Sekali-kali jangan mengecewakan pemimpin. Tim istana saya minta untuk tetap fokus, Pak Dirtek tolong dikawal ini,” pintanya.

Belum Ada Konfirmasi

Saat dihubungi, Imam Brotoseno tidak mengangkat teleponnya. Ponselnya aktif, namun panggilan tidak dijawab. Begitu juga saat dikirimi pesan singkat; meski pesan terkirim, belum ada jawaban darinya.

Dirut TVRI Imam Broto Seno dan Dewan Pengawas TVRI, Agus Sudibyo, saat dihubungi Via Telp juga belum mau berkomentar, Sampai berita ini diturunkan, keduanya belum dapat dimintai konfirmasi.****

Pos terkait