PRESISI Dinilai Jadi Fondasi Reformasi Polri

PRESISI Dinilai Jadi Fondasi Reformasi Polri

Fajarasia.id  – Pakar hukum Universitas Krisnadwipayana Hartanto menilai konsep PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) merupakan arsitektur reformasi Polri yang menjadi ruh kebijakan baru di tubuh kepolisian.

“Konsep ini menjelaskan meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri,” ujarnya, Senin (29/6/2026).

Hartanto menjelaskan, elemen prediktif menuntut Polri mampu mengantisipasi potensi gangguan keamanan dengan data intelijen dan analitik sosial. Elemen responsibilitas menekankan akuntabilitas anggota atas setiap tindakan, sementara transparansi berkeadilan menegaskan keterbukaan informasi hukum dan pelayanan publik.

Survei Litbang Kompas mencatat lonjakan kepercayaan masyarakat terhadap Polri hingga 80,6 persen. Menurut Hartanto, angka itu bukan sekadar statistik, melainkan refleksi dari perubahan nyata dalam kinerja, SDM, dan budaya organisasi Polri.

Perbaikan kinerja tercermin dari respons lebih cepat, penanganan kasus transparan, serta peningkatan profesionalisme. Reformasi SDM dilakukan melalui pelatihan berkala, seleksi ketat, dan evaluasi berbasis integritas. Sementara itu, transformasi budaya organisasi diarahkan pada keterbukaan, antikorupsi, dan orientasi kepuasan masyarakat.

“Peningkatan kepercayaan publik bukan sekadar angka survei, melainkan legitimasi sosial yang krusial bagi keberlanjutan reformasi Polri,” tegas Hartanto.****

Pos terkait