Perang Iran Memanas, 140 Tentara AS Terluka

Perang Iran Memanas, 140 Tentara AS Terluka

Fajarasia.id  – Konflik di Timur Tengah memasuki hari ke-11 sejak serangan Amerika Serikat (AS) bersama Israel ke Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei. Situasi semakin tegang dengan berbagai perkembangan terbaru yang mengguncang kawasan.

Pentagon melaporkan sekitar 140 personel militer AS mengalami luka akibat serangan dalam perang tersebut. Sementara itu, Iran menegaskan tidak akan melakukan gencatan senjata dan bertekad memberi “pelajaran” kepada AS dan Israel.

Ledakan kembali mengguncang Teheran, disusul pengumuman militer Israel yang melancarkan gelombang serangan baru. Iran pun membalas dengan rentetan rudal yang menargetkan kota-kota Israel, termasuk Tel Aviv, serta kepentingan AS di kawasan.

Dampak perang juga terasa pada sektor energi. Harga minyak internasional anjlok hingga 11,3% menjadi US$87,80 per barel, setelah sempat mendekati US$120. Badan Energi Internasional (IEA) bahkan menggelar pertemuan darurat untuk membahas keamanan pasokan minyak global.

Selain itu, sejumlah negara mulai mengevakuasi staf kedutaan dari Teheran, sementara Rusia menyerukan de-eskalasi konflik. Di sisi lain, Israel memperluas serangan hingga ke Lebanon, membuat ratusan ribu warga mengungsi.

Ketegangan di Selat Hormuz juga meningkat. Meski Presiden AS Donald Trump mengancam konsekuensi militer jika Iran menutup jalur vital tersebut, klaim pengawalan kapal tanker oleh Angkatan Laut AS dibantah Gedung Putih. Iran menyebut pernyataan itu sebagai kebohongan.****

 

Pos terkait