Fajarasia.co – Pemerintah kembali memberikan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada 550 Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Perseorangan di Jakarta, Kamis (20/10/2022). Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengapresiasi pelaku UMKM berhasil menjaga ekonomi Indonesia baik pada saat pandemi Covid-19.
“Tidak hanya usaha besar saja yang dapat menguasai ekonomi Indonesia. Tetapi itu juga merupakan hak bagi seluruh pelaku UMKM di Indonesia,” ujar Bahlil lewat keterangannya yang diterima Redaksi, Jumat (21/10/2022).
Selain itu, Bahlil juga mengingatkan bahwa kondisi perekonomian global saat ini dalam ketidakpastian. Akan tetapi, Indonesia dapat berbangga dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini yang lebih baik dibandingkan dengan negara-negara G20 lainnya.
“Kita harus berbangga pertumbuhan ekonomi Indonesia terbaik dibandingkan negara-negara G20. Saya yakin yang melakukan ini adalah UMKM. Oleh karena ekonomi gelap, tidak seorangpun yang bisa meramal ekonomi dunia. Tapi kita punya secercah harapan,” ujar Bahlil.
Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, sejak 4 Agustus 2021 hingga 20 Oktober 2022 pukul 10.00 WIB tercatat sebanyak 2.391.557 NIB telah diterbitkan secara nasional dengan komposisi UMK mendominasi yakni sebesar 98,39% atau 2.352.968 NIB.
Provinsi DKI Jakarta menempati peringkat ketiga nasional dengan jumlah NIB yang telah diterbitkan pada periode yang sama sebanyak 250.234. Sedangkan, khusus untuk wilayah administratif Jakarta Pusat, telah berhasil diterbitkan 32.729 NIB dan Jakarta Selatan sebanyak 64.058 NIB.****





