Paluta Genap 18 Tahun, Ekonomi Tumbuh 4,44 Persen

Paluta Genap 18 Tahun, Ekonomi Tumbuh 4,44 Persen

Fajarasia.id  – Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) merayakan Hari Jadi ke-18 dengan penuh semangat refleksi dan optimisme. DPRD Paluta menggelar Rapat Paripurna Istimewa di Ruang Sidang Paripurna, Jumat (21/11), yang dihadiri jajaran pemerintah, tokoh pemekaran, serta masyarakat.

Bupati Paluta, Reski Basyah Harahap, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremonial, melainkan penghargaan atas perjuangan panjang para tokoh yang melahirkan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Paluta. “Pemekaran ini lahir dari ketulusan dan pengorbanan besar masyarakat serta para pendiri,” ujarnya.

Reski memaparkan capaian penting di usia 18 tahun Paluta. Pertumbuhan ekonomi yang sempat terpuruk hingga 1,14 persen pada 2020 akibat pandemi, kini kembali menguat dan mencapai 4,44 persen pada 2024.

Indikator kesejahteraan juga menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari 71,85 poin pada 2008 menjadi 74,16 poin pada 2024. Angka kemiskinan menurun dari 11,89 persen pada 2009 menjadi 8,97 persen pada 2024.

Di sektor ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan dari 10,9 persen pada 2014 menjadi 3,99 persen pada 2024. Meski begitu, Bupati mengingatkan bahwa ketimpangan pendapatan masih menjadi pekerjaan rumah, setelah Gini Rasio naik dari 0,24 pada 2023 menjadi 0,29 pada 2024.

Dalam sembilan bulan kepemimpinannya, Reski menekankan pentingnya efektivitas perencanaan, ketepatan penganggaran, dan pengawasan agar belanja APBD benar-benar berdampak bagi masyarakat. “Keterbatasan anggaran harus jadi pemicu inovasi, bukan hambatan pembangunan,” tegasnya.

Ia juga menyerukan kolaborasi lintas elemen – pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, hingga pemerintah provinsi dan pusat – untuk mempercepat pembangunan serta membuka peluang ekonomi baru. Potensi lokal disebut sebagai kunci pertumbuhan berkelanjutan.

Menutup sambutannya, Reski mengajak seluruh masyarakat Paluta bergandengan tangan membangun daerah dengan semangat Dalihan Natolu. “Mari wujudkan Paluta yang Beriman, Cerdas, Maju, dan Beradat. Kita harus menatap masa depan dengan optimisme dan komitmen pelayanan,” serunya.

Rapat Paripurna Istimewa turut dihadiri tokoh pemekaran sekaligus Bupati periode 2008–2018, Drs. H. Bahrum Harahap, pimpinan DPRD, Forkopimda, OPD, camat, organisasi perempuan, serta tamu undangan lainnya.***

Pos terkait