Fajarasia,co – CEO Good News From Indonesia Wahyu Aji mengatakan, optimisme pemuda tidak cukup menjadikan ekonomi Indonesia sebagai raksasa dunia. Kerja keras tetap harus dilakukan untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
Hal itu ia katakan saat berbicara tentang survei optimisme generasi muda 2022, dilakukan GNFI bersama Lembaga Survei KedaiKOPI. Survei tersebut menyatakan, pemuda sangat optimis dengan perkembangan berbagai sektor di Indonesia.
“Optimisme ini adalah sebuah modal luar biasa. Anak-anak muda ini selalu menjadi motor penggerak, zaman kemerdekaan juga seperti itu,” katanya, Jumat (12/8/2022).
Ditekankannya, optimisme pemuda itu tidak boleh dianggap sepele. Sebab, pada kenyataannya, jumlah penduduk Indonesia didominasi oleh kaum muda.
“Kita juga sudah ada di posisi demografi. Rata-rata penduduk Indonesia berusia 29 tahun,” ujarnya.
Untuk itu, lanjutnya, pemerintah harus terus memberikan perhatian serius kepada pemuda. Konkretnya, kementerian dan lembaga melanjutkan berbagai program pengembangan pemuda Indonesia.
“Kita jangan hanya puas dengan hasil survei, berpangku tangan dan merasa kita optimis. Rasanya optimistisme ga akan jadi apa-apa tanpa kerja keras,” ucapnya.***





