Fajarasia.id – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengecam keras serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq Mughni, menyampaikan belasungkawa mendalam atas korban serangan tersebut, termasuk warga sipil yang terdampak di sejumlah negara Arab.
Syafiq menilai aksi militer itu melanggar hak asasi manusia, hukum internasional, serta mengabaikan keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). “Kami menyerukan agar PBB memberikan sanksi tegas terhadap Amerika Serikat dan Israel, serta mewujudkannya dengan langkah nyata,” tegasnya, Selasa (3/3/2026).
Muhammadiyah juga mendorong PBB dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) segera mengambil langkah untuk menghentikan genosida terhadap bangsa Palestina dan mencegah eskalasi konflik di Timur Tengah. Syafiq mengingatkan pentingnya dialog dan diplomasi agar negara-negara di kawasan tidak terjebak dalam konflik berkepanjangan.
Lebih jauh, Muhammadiyah mengajak seluruh negara, lembaga internasional, tokoh agama, dan masyarakat global untuk bersama-sama menciptakan perdamaian dan keadilan. “Kami mengecam segala bentuk tindakan semena-mena yang merusak peradaban di muka bumi,” ujarnya.
Serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari 2026 memicu eskalasi besar di kawasan, dengan dampak serius terhadap stabilitas regional dan jalur energi global.***





