fajarasia.id – CEO Surya Group, Muhammad Suryo, menunjukkan kepeduliannya terhadap tanah kelahiran dengan membangun pabrik rokok HS di Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur. Pabrik seluas dua hektare itu ditargetkan rampung pada Maret 2026 dan mulai merekrut 3.000 tenaga kerja pada April mendatang.
Dalam konferensi pers Hey Slank X HS: Berani Kita Beda di Azana Boutique Hotel, Bandar Lampung, Sabtu (17/1), Suryo menegaskan pembangunan pabrik ini bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat Lampung. “Sejak kecil saya melihat banyak teman harus merantau karena sulit mencari pekerjaan. Dengan pabrik ini, saya ingin membuka peluang kerja di kampung halaman,” ujarnya.
Acara jumpa pers turut dihadiri seluruh personel Slank. Malam harinya, konser Hey Slank X HS digelar di Stadion Pkor Way Halim, menghadirkan Shaggydog, Andika Kangen Band, Mahalara, Bang Taun, dan Threesixty. Lampung menjadi kota kelima setelah Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Bali, sekaligus momentum memperkenalkan pabrik baru HS.
Suryo, pengusaha kelahiran 27 Maret 1984, dikenal memiliki pola perekrutan unik. Ia tidak mensyaratkan ijazah, usia, atau pengalaman kerja, melainkan hanya kemauan untuk belajar. “Saya sendiri memulai dari nol tanpa koneksi. Karena itu, saya ingin memberi kesempatan bagi siapa pun yang mau berusaha,” katanya.
Seperti pabrik HS di Muntilan, Magelang, yang berdiri pada 2024 dengan hanya 30 buruh linting, Suryo berkomitmen memprioritaskan warga sekitar sebagai karyawan, termasuk penyandang disabilitas. Para pekerja akan dilatih tenaga profesional mulai dari pemilihan daun tembakau hingga standar mutu produksi. Selama masa pelatihan, mereka juga akan menerima uang saku Rp300 ribu.
Selain membuka lapangan kerja, konser HS bersama Slank juga melibatkan UMKM komunitas Slankerspreneur yang menampilkan produk kreatif, kuliner, hingga merchandise resmi. “Semoga kehadiran HS di Lampung bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi kebanggaan daerah,” tutup Suryo.





