Menlu: RI-Pakistan Komit Tingkatkan Kerja Sama Bilateral

Menlu: RI-Pakistan Komit Tingkatkan Kerja Sama Bilateral

fajarasia.id – Menlu RI, Sugiono mengungkapkan, komitmen untuk meningkatkan kerja sama bilateral kedua negara menjadi hasil pertemuan Presiden Prabowo Subianto di Pakistan. Adapun dalam kunjungan kenegaraannya itu, Presiden Prabowo bertemu Perdana Menteri dan Presiden Pakistan pada 8 – 9 Desember 2025 di Islamabad.

“Ada dua pertemuan tadi pertemuan tete a tete dan kemudian pertemuan bilateral. Inti dari pembicaraan keduanya adalah bahwa dirasakan hubungan bersejarah antara Indonesia dan Pakistan yang sudah berlangsung lama perlu ditingkatkan,” kata Menlu RI saat ditemui usai mendampingi Presiden Prabowo dalam jamuan makan malam dengan Presiden Asif Ali Zardari, Selasa (9/12/2025) malam di Hotel Marriot Islamabad.

Peningkatan kerja sama bilateral itu menurut Menlu, dilakukan dalam merayakan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada 2025. Ia mengungkapkan, kesepakatan utama adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan yang dibahas Presiden RI dan PM Pakistan.

“Kita sepakat untuk meningkatkan kerja sama khususnya di bidang ekonomi dan perdagangan. Karena, nilai perdagangan sebesar USD4,1 miliar ini dirasa masih kecil dibandingkan dengan apa yang seharusnya dilakukan oleh kedua belah negara,” ujarnya.

PM Pakistan juga disebut ingin meningkatkan jumlah impor minyak sawit (CPO) dari Indonesia. Termasuk, berbagai komoditas lainnya yang berpeluang dikerjasamakan.

“Tadi PM Pakistan juga menyampaikan keinginan untuk mengimpor CPO Indonesia lebih banyak lagi untuk kepentingan-kepentingan yang ada disini. Dan, juga kita akan mencari lagi item-item yang bisa ditingkatkan bagi perdagangan kedua negara,” kata Menlu Sugiono.

Sedangkan, Presiden Prabowo dalam pertemuan bilateral dengan PM Shehbaz menyampaikan keinginannya agar Pakistan mengirimkan para tenaga profesional di bidang kedokteran. Hal ini untuk guna mendukung cita-cita Presiden Prabowo Subianto untuk mencetak tenaga profesional seperti dokter di tanah air.

“Kemudian, Pak Presiden juga menyampaikan keinginan Indonesia untuk meminta guru-guru, profesor-profesor terutama di bidang kedokteran. Karena, beliau akan membangun 30 universitas medis,” ujar Menlu Sugiono memaparkan.

Sementara, Presiden Prabowo Subianto juga menerima anugerah penghargaan “Nishan-e-Pakistan” dari Presiden Pakistan Asif Ali Zardari atas nama Pemerintah Pakistan. Penghargaan diserahkan dalam upacara penganugerahan penghargaan di Ruang Iqbal, Aiwan-e-Sadr, Selasa (9/12/2025) malam.

Penghargaan ini diberikan kepada Presiden Prabowo yang dinilai berjasa besar dan memiliki kontribusi luar biasa dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Dalam prosesi upacara tersebut, Presiden Pakistan didampingi PM Pakistan menyematkan langsung bintang kehormatan tertinggi Nishan-e-Pakistan kepada Presiden Prabowo Subianto.*****

Pos terkait