Fajarasia.id – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menekankan pentingnya akurasi informasi publik di tengah derasnya arus konten digital. Ia mengajak masyarakat untuk selalu mencari sumber informasi yang jelas dan terpercaya, terutama dari karya jurnalistik yang berpegang pada kode etik.
“Orang akan jengah ketika terlalu banyak informasi yang tidak jelas. Mereka akan mencari sumber yang kredibel. Ruang redaksi memilihkan apa yang layak dan baik ditonton oleh masyarakat,” ujar Meutya dalam keterangan resminya, yang dikutip Redaksi pada Selasa (17/2/2026).
Meutya menegaskan komitmen pemerintah menjaga keberlanjutan industri media nasional agar masyarakat tetap memperoleh informasi akurat dan terverifikasi. Salah satu langkahnya adalah penerbitan kebijakan publisher rights melalui Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024, yang mewajibkan platform digital memberikan kompensasi kepada perusahaan pers atas karya jurnalistik yang dimanfaatkan.
“Equal playing field itu penting. Bukan masyarakatnya yang disasar, tapi platformnya. Jadi platform yang mengambil karya jurnalistik harus memberikan kompensasi,” tegasnya.
Pemerintah memastikan ekosistem media nasional tetap sehat dan berkelanjutan, dengan regulasi yang setara antara penyiaran nasional dan platform digital global.





