Mayoritas Jemaah Haji Indonesia Lebih Pilih Nafar Awal

Mayoritas Jemaah Haji Indonesia Lebih Pilih Nafar Awal

Fajarasia.id- Hampir sebagian besar jemaah haji Indonesia telah kembali ke tempat-tempat penginapannya usai menjalani prosesi puncak haji di Mina. Ini karena jemaah haji Indonesia lebih banyak yang memilih untuk nafar awal, atau meninggalkan Mina pada 12 Zulhijah.

Sedangkan Rabu (19/6/2024) merupakan jadwal nafar tsani atau kepulangan dari Mina setelah melempar jumrah hingga tanggal 13 Zulhijah. Tercatat hanya sekitar 23 persen jemaah haji Indonesia yang memilih mabit atau bermalam di Mina hingga akhir hari tasyrik.

Dengan telah kembalinya para jemaah haji ke tempat-tempat penginapannya, ini menandakan berakhirnya prosesi puncak haji. Selanjutnya mereka menunaikan tawaf ifadah sebagai penutup seluruh rangkaian ibadah haji.

Berdasarkan pantauan RRI, lokasi lontar jumrah di Jamarat sudah tidak sepadat dua hari sebelumnya. Hanya tampak beberapa kelompok jemaah haji Indonesia di tengah dominasi jemaah dari negara-negara lain.

Jumlah petugas haji Indonesia pun sudah mulai berkurang di Mina. Posko kesehatan jemaah haji Indonesia di sana sudah dipindahkan lagi ke Kota Makkah.

Menurut Kepala PPIH Daerah Kerja Makkah, Khalilurrahman, tenda-tenda Mina mulai sepi setelah 77 persen jamaah haji Indonesia memilih nafar awal. “Ini berdasarkan data seksi bimbingan ibadah Daker Makkah,” ujarnya, Rabu (19/6/2024).

Mengenai teknis pengangkutan jamaah dari Mina ke hotel, Khalil mengatakan hal itu telah dikoordinasikan dengan setiap Ketua Kelompok Terbang (Kloter). Pihak maktab pun telah menyediakan bus untuk para jemaah kapan pun mereka ingin kembali ke hotel.****

Pos terkait