Fajarasia.id – Perdana Menteri Anwar Ibrahim menegaskan Malaysia tidak akan berkompromi terkait keberadaan warga Israel di negaranya. Jika terdeteksi, mereka akan langsung dideportasi karena Malaysia tidak mengakui Israel maupun menjalin hubungan diplomatik dengan negara tersebut.
“Kami sedang menyelidiki. Jika ada warga negara Israel, mereka akan segera diusir karena kami tidak mengakui negara mereka,” ujar Anwar, Minggu (19/7).
Pernyataan ini muncul setelah adanya dugaan warga Israel masuk ke Johor dengan dua dokumen kewarganegaraan untuk mengikuti program di Network School Forest City. Pemerintah Johor sebelumnya meminta Kementerian Dalam Negeri menyelidiki operasional sekolah tersebut.
Anwar memastikan lembaga terkait tengah menangani kasus ini. Ia juga menyebut Menteri Pendidikan Tinggi Zambry Abdul Kadir akan memberikan penjelasan resmi.
Langkah tegas ini memicu perhatian publik, mengingat Malaysia konsisten menolak segala bentuk hubungan dengan Israel. Dugaan penggunaan paspor negara lain oleh warga Israel untuk masuk ke Malaysia menambah kekhawatiran masyarakat.****





