Malaysia Perluas Pasar, Catat Rekor Perdagangan

Malaysia Perluas Pasar, Catat Rekor Perdagangan

Fajarasia.id  – Perdana Menteri Anwar Ibrahim menegaskan strategi utama Malaysia dalam memperkuat perekonomian adalah dengan memperluas pasar dan perdagangan internasional. Langkah ini terbukti efektif, dengan capaian ekspor dan perdagangan yang mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Dalam sesi tanya jawab di parlemen, Anwar menyebut Malaysia berhasil membukukan penjualan ekspor senilai 45,4 miliar ringgit pada 2025 melalui hubungan dagang dengan berbagai negara, mulai dari Inggris, Thailand, Rusia, Italia, Prancis, Brasil, Tiongkok, Korea Selatan, hingga negara-negara Afrika.

Fokus utama ekspor Malaysia meliputi gas alam cair (LNG), minyak kelapa sawit, produk elektrik dan elektronik – khususnya semikonduktor – serta produk kedirgantaraan, furnitur, dan komoditas lainnya.

“Alhamdulillah, Malaysia mampu mencatat nilai perdagangan tertinggi dalam sejarah, yaitu 3,061 triliun ringgit, naik 6,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini hasil dari sikap Malaysia yang terbuka terhadap perdagangan bebas dengan jangkauan hingga 240 pasar,” ujar Anwar.

Selain itu, nilai ekspor Malaysia juga mencapai 1,63 triliun ringgit, meningkat 6,5 persen dibandingkan 2024. Surplus perdagangan pun naik 9,2 persen menjadi 151,80 miliar ringgit.

Untuk memperkuat posisi ekonomi, Malaysia kini membuka pasar baru di sejumlah negara, termasuk Kirgizstan, Yaman, Tanzania, Togo, Uzbekistan, Angola, Aljazair, Nigeria, Puerto Riko, Kenya, dan Maroko.

“Pasar-pasar baru ini memberikan peluang besar bagi Malaysia untuk semakin terbuka dan meraih kesempatan perdagangan yang lebih luas,” tegas Anwar.

Pos terkait