Fajarasia.id – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menegaskan ambisinya menjadikan Jawa Tengah sebagai “Kandang Gajah” pada Pemilu 2029. Istilah itu merujuk pada logo PSI yang bergambar gajah, simbol kekuatan dan soliditas partai. Namun, pengamat politik menilai target tersebut bukan perkara mudah, mengingat dominasi PDIP di Jawa Tengah masih sangat kuat.
Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menyebut keinginan Kaesang lebih realistis dipandang sebagai suntikan semangat bagi kader PSI ketimbang target praktis.
“Agak berat, wajar kalau banyak pihak menilai itu target yang tidak realistis. Memberikan semangat kepada kader PSI iya, tapi secara praktis mengalahkan PDIP di Jateng saat ini sulit,” kata Adi, Senin (12/1/2025).
Adi menambahkan, bahkan ketika Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) masih menjabat, PDIP tetap unggul di Jawa Tengah pada Pileg 2024. Menurutnya, PSI kini mencoba mengkapitalisasi pengaruh Jokowi, meski “kesaktian” politik Jokowi tidak sekuat saat masih menjadi presiden.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi santai ambisi Kaesang. Ia menekankan bahwa kontestasi pemilu masih panjang dan rakyatlah yang akan menentukan hasilnya.
“Pemilu masih panjang. Rakyat yang menentukan, yang punya kedaulatan,” ujar Hasto di Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026).
Hasto menegaskan fokus PDIP saat ini adalah memperkuat konsolidasi internal dan memberikan bantuan bagi korban bencana, bukan sekadar merespons ambisi politik lawan.
Dalam Rakorwil PSI di Solo, Kaesang meminta struktur partai di Jawa Tengah dibangun hingga tingkat Dewan Pimpinan Ranting (DPRt). Ia menilai struktur yang solid menjadi kunci kemenangan di 2029.
PSI sendiri mencatat perolehan 12 kursi di Jawa Tengah pada Pemilu 2024, terdiri dari kursi DPRD Kota Solo, DPRD Kota Semarang, dan DPRD Provinsi Jateng. Meski meningkat dibanding Pemilu 2019, Kaesang menilai capaian itu masih jauh dari target.
“12 kursi itu terlalu kecil. Target kita di 2029 harus lebih besar, minimal satu fraksi di setiap kabupaten/kota,” tegas Kaesang.
Ambisi menjadikan Jawa Tengah sebagai “Kandang Gajah” menempatkan PSI pada tantangan besar: menyaingi dominasi PDIP, mengkapitalisasi pengaruh Jokowi, serta memperkuat mesin partai hingga ke akar rumput.





