Fajarasia.id – Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia oleh PSSI menuai sorotan dari Komisi X DPR RI. Ketua Komisi X, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa kehadiran Herdman tidak boleh hanya dimaknai sebagai upaya mengejar prestasi instan, melainkan harus menjadi momentum membangun fondasi pembinaan sepak bola nasional yang kokoh dan sistemik.
“John Herdman diharapkan tidak hanya menghadirkan peningkatan prestasi jangka pendek, tetapi juga meletakkan fondasi pembinaan sepak bola nasional yang kokoh dan sistemik,” ujar Hetifah, Minggu (4/1).
Herdman dikenal sebagai pelatih berpengalaman dengan rekam jejak internasional, termasuk keberhasilan membawa tim putra dan putri Kanada ke Piala Dunia. Komisi X menaruh harapan agar kepemimpinannya mampu meningkatkan kualitas permainan, kedisiplinan taktik, serta mental bertanding para pemain Timnas di semua level kompetisi.
Komisi X DPR menyoroti empat hal krusial yang harus diperhatikan PSSI dan Herdman dalam membangun fondasi sepak bola Indonesia:
- Regenerasi pemain muda – Identifikasi dan pengembangan talenta muda harus menjadi prioritas utama.
- Seleksi objektif dan adil – Pemilihan pemain, baik lokal maupun diaspora, harus berbasis parameter teknis yang jelas dan transparan.
- Sinergi dengan klub dan liga – Hubungan sehat antara Timnas, klub, dan operator liga menjadi kunci keberhasilan jangka panjang.
- Pencarian bakat inklusif – Talenta dari berbagai daerah harus diberi ruang agar sepak bola Indonesia benar-benar mencerminkan potensi nasional.
Hetifah juga mengingatkan agar agenda padat Timnas sepanjang 2026, mulai dari FIFA Match Day hingga Piala AFF, tidak menjebak Indonesia pada orientasi hasil instan semata. Evaluasi kinerja pelatih dan tim, katanya, harus berbasis proses dan penguatan ekosistem sepak bola nasional.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut penunjukan Herdman sebagai titik balik penting bagi sepak bola Indonesia. Ia mengungkapkan dukungan moral dari Presiden Prabowo Subianto setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 menjadi energi besar untuk memperkuat fondasi sepak bola nasional.
“Saya sampaikan ke Pak Presiden, beliau bilang, ‘ya coba lagi Pak Erick, harus coba lagi.’ Itu membuat saya dan PSSI semakin bersemangat,” kata Erick.
John Herdman tercatat sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA. Bersama timnas putri Kanada, ia tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011 serta meraih dua medali perunggu Olimpiade (2012 dan 2016). Di sektor putra, Herdman sukses mengantar Kanada ke Piala Dunia Qatar 2022, sekaligus melesatkan peringkat FIFA Kanada dari posisi 77 ke 33 dunia.
Di bawah Herdman, Timnas Indonesia akan menghadapi jadwal padat sepanjang 2026. Timnas senior dijadwalkan tampil di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 23–31 Maret, dilanjutkan FIFA Match Day pada Juni, September, Oktober, dan November, serta Piala AFF 2026 yang akan berlangsung mulai 25 Juli.





