Iran Serang Pangkalan AS-Inggris, Ancaman Meluas ke Eropa

Iran Serang Pangkalan AS-Inggris, Ancaman Meluas ke Eropa

Fajarasia.id  – Situasi geopolitik semakin memanas setelah Iran meluncurkan rudal balistik ke pangkalan militer gabungan Amerika Serikat dan Inggris di Diego Garcia, Samudra Hindia. Meski dua rudal dilaporkan gagal mencapai sasaran, serangan ini menandai eskalasi serius konflik di kawasan.

Menteri Perumahan Inggris, Steve Reed, memastikan serangan memang ditujukan ke pangkalan strategis tersebut. Sementara militer Israel mengungkapkan rudal yang digunakan memiliki jangkauan hingga 4.000 kilometer, bahkan mampu mengancam ibu kota negara-negara Eropa seperti Berlin, Paris, dan Roma.

Presiden AS Donald Trump merespons keras dengan ultimatum agar Iran membuka Selat Hormuz dalam 48 jam, atau menghadapi serangan terhadap infrastruktur energi. Iran pun membalas ancaman dengan peringatan bahwa fasilitas minyak di seluruh kawasan akan menjadi target balasan.

Konflik juga merembet ke Israel, di mana rudal Iran menghantam wilayah dekat pusat riset nuklir di Dimona dan Arad, menimbulkan puluhan korban luka. Dampaknya terasa global, dengan harga minyak Brent melonjak ke level tertinggi sejak 2022, yakni US$112,19 per barel.

Negara-negara G7 menyatakan siap mengambil langkah untuk menjaga pasokan energi dunia, sementara AS melonggarkan sanksi pembelian minyak Iran selama 30 hari demi meredam gejolak harga. Eskalasi ini menunjukkan bahwa krisis Timur Tengah kini berpotensi mengguncang stabilitas global.

Pos terkait