Indonesia-India Perkuat Hubungan Strategis lewat Dialog Perencanaan Kebijakan

Indonesia-India Perkuat Hubungan Strategis lewat Dialog Perencanaan Kebijakan

Fajarasia.id – Indonesia dan India memperkuat hubungan bilateral strategis melalui dialog perencanaan kebijakan dan interaksi antarlembaga kajian. Hal ini ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman oleh pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) kedua negara.

Dialog jalur 1.5/2.0 itu akan memfasilitasi pertukaran pandangan kebijakan luar negeri antara pemerintah dan sektor nonpemerintah di kedua negara. Indonesia dan India berharap dapat memperdalam kolaborasi pada berbagai isu strategis dan global, serta memperkuat hubungan diplomatik mereka.

Kepala Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri (BSKLN) Kemlu, Yayan Mulyana, menekankan prioritas kebijakan luar negeri Presiden Prabowo Subianto. “Yaitu berlandaskan prinsip independen dan aktif dengan pendekatan pragmatis dan tegas, serta memperkuat hubungan dengan negara tetangga,” ujarnya Minggu (27/4/2025).

Menurut Yayan, kebijakan good neighbor ini penting untuk menjaga stabilitas kawasan dan domestik. “Di sini peran aktor non-negara sebagai elemen produktif sangat penting untuk penanggulangan terorisme lintas batas,” katanya.

Dialog kebijakan ini juga membahas isu-isu global dan regional yang menjadi perhatian bersama seperti masalah Palestina. “Kedua negara sepakat memperkuat keterlibatan antara lembaga perencanaan kebijakan luar negeri dan think tanks,” ucap Yayan.

Melalui kesepakatan tersebut, Indonesia dan India semakin mempererat hubungan diplomatik yang telah berjalan 76 tahun. “Kami berkomitmen untuk bersama-sama menghadapi tantangan global melalui kebijakan luar negeri yang lebih terarah dan kolaboratif,” ujarnya.***

Pos terkait