Geger, Ribuan Ton Ikan Nila di Danau Maninjau Mati, Kerugian Capai Puluhan Miliar

Geger, Ribuan Ton Ikan Nila di Danau Maninjau Mati, Kerugian Capai Puluhan Miliar

Fajarasia.id – 21 Desember 2025 Fenomena alam kembali menimpa kawasan Danau Maninjau, Kabupaten Agam. Sebanyak 1.428 ton ikan nila di keramba jaring apung ditemukan mati mendadak. Peristiwa ini menimbulkan kerugian besar yang ditaksir mencapai Rp 32,86 miliar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam, Rosva Deswira, menjelaskan bahwa insiden tersebut dipicu oleh cuaca ekstrem. Hujan deras disertai angin kencang memicu upwelling, yaitu pergerakan air dari dasar danau ke permukaan. Air yang naik minim oksigen sehingga ikan-ikan di keramba tidak mampu bertahan.

“Ikan yang siap panen mendadak kekurangan oksigen, membuat petani tidak sempat menyelamatkan hasil budidayanya,” ungkap Rosva.

Kematian ikan tersebar di beberapa nagari, antara lain:

  • Sungai Batang
  • Tanjung Sani
  • Duo Koto
  • Maninjau
  • Koto Gadang Anan Koto

Puluhan petani keramba di wilayah tersebut mengalami kerugian besar karena harga ikan nila di tingkat petani mencapai Rp 25 ribu per kilogram.

Rosva menambahkan, kejadian kali ini merupakan yang paling parah dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Ribuan ton ikan yang mati membuat kondisi ekonomi petani semakin tertekan.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam telah mengeluarkan imbauan dan edaran resmi kepada petani. Sosialisasi mengenai pencegahan serta penanggulangan kematian ikan juga dilakukan agar kerugian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.****

Pos terkait