Fajarasia.id – Komisi I DPR RI menyoroti kondisi warga negara Indonesia (WNI) di kawasan Timur Tengah menyusul eskalasi perang Iran melawan Israel dan Amerika Serikat. Anggota Komisi I Fraksi Nasdem, Amelia Anggraini, menyampaikan bahwa pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri dan perwakilan RI terus melakukan pemantauan intensif.
Menurut Amelia, sebanyak 329 WNI di Iran berhasil dihubungi dan dilaporkan dalam kondisi aman, meski tetap diminta meningkatkan kewaspadaan. Di Qatar, KBRI Doha mengimbau WNI membatasi aktivitas di luar rumah, sementara di Uni Emirat Arab status kesiapsiagaan ditingkatkan menjadi siaga tiga.
Situasi juga menyangkut 58.867 jemaah umrah asal Indonesia yang masih berada di Mekkah dan Madinah. Pemerintah Arab Saudi bersama Kemenlu RI mengimbau agar keberangkatan jemaah berikutnya diantisipasi dengan cermat.
Amelia menegaskan, keselamatan WNI harus menjadi prioritas absolut. “Opsi relokasi ke negara ketiga seperti Azerbaijan harus disiapkan sejak sekarang, jangan menunggu situasi semakin memburuk,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Selain aspek keamanan, DPR juga mengingatkan pemerintah untuk menyiapkan mitigasi dampak perang terhadap ekonomi nasional, khususnya harga energi dan daya beli masyarakat. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran telah memicu gangguan besar pada jalur energi global, sehingga berpotensi menekan stabilitas ekonomi Indonesia.***





