BPS Matim Siapkan 343 Petugas Pendataan Registrasi Sosial Ekonomi

BPS Matim Siapkan 343 Petugas Pendataan Registrasi Sosial Ekonomi

Fajarasia.co – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Manggarai Timur menggelar pelatihan petugas pendataan awal registrasi sosial ekonomi (Regsosek) tahap 3 diseluruh desa di Matim.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Embun Pagi, di Borong pada Kamis, 06 September 2022.

Kepala BPS Manggarai Timur, Angela Regina Maria Wea mengatakan pendataan Regsosek merupakan pendataan kesejahteraan sosial ekonomi bagi seluruh penduduk Manggarai Timur. Pendataan ini sebagai salah satu strategi pelaksanaan reformasi sistem perlindungan sosial.

Menurutnya, tujuan pendataan awal Regsosek ini akan menghasilkan data terpadu. Agar tidak hanya untuk program perlindungan sosial melainkan keseluruhan program yang dibutuhkan masyarakat untuk kebijakan Pemda Matim lebih terarah.

Sehingga, pelatihan yang melibatkan 343 orang pada gelombang ke-3 ini dilaksanakan oleh BPS untuk memandu petugas dalam melaksanakan proses pendataan di lapangan. Menurutnya, data yang dihasilkan oleh para petugas sangat penting karena akan menjadi dasar untuk arah pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Pemda Matim.

“Hari ini dilakukan pembukaan pendataan gelombang ke tiga dari 4 gelombang. Ini pendataan awal registrasi sosial ekonomi tahun 2022.
Sasaran Kegiatan diseluruh desa. Total tim pendataan sebanyak 343 orang. Tujuan pendataan ini untuk menghasilkan basis data terpadu untuk profil sosial dan ekonomi,” kata Regina kepada wartawan di Borong.

Dia menjelaskan, urgensi dari pendataan tersebut, yaitu untuk menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa/kelurahan,

“Misalnya, tim ini untuk mendata stunting, UMKM, ternak, dan kemiskinan. Mereka ini petugas yang kompeten. Karena Kegiatan ini sangat penting untuk fondasi bagi pembangunan Manggarai Timur. Ini adalah pendataan pertama, seluruh Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga salah Satunya untuk perbaikan data seluruh aspek atau integrasi data,” kata Regina.(Efren P)

Pos terkait