AS Perluas Operasi Militer ke Ekuador

AS Perluas Operasi Militer ke Ekuador

Fajarasia.id – Amerika Serikat resmi memperluas operasi militernya di kawasan Amerika Latin dengan menggandeng Ekuador dalam upaya pemberantasan narkotika. Komando Selatan Amerika Serikat (United States Southern Command/SOUTHCOM) mengumumkan bahwa kedua negara telah memulai operasi bersama yang menargetkan organisasi teroris terkait perdagangan obat terlarang.

“Operasi ini adalah contoh kuat dari komitmen mitra di Amerika Latin dan Karibia untuk memerangi narko-terorisme,” tulis SOUTHCOM dalam pernyataan di platform X, Senin (9/3/2026).

Langkah ini menandai fase baru kerja sama keamanan antara Washington dan Quito. Presiden Ekuador Daniel Noboa, sekutu dekat Presiden AS Donald Trump, menegaskan bahwa negaranya kini bekerja sama dengan sekutu regional untuk menghadapi kartel narkoba yang memanfaatkan pelabuhan Ekuador sebagai jalur utama pengiriman kokain ke pasar internasional.

Pertemuan di Quito antara Noboa, Kepala SOUTHCOM Francis Donovan, dan Mark Schafer dari Operasi Khusus AS membahas koordinasi operasional di bandara serta pelabuhan laut. Posisi geografis Ekuador yang strategis menjadikannya titik transit utama bagi sekitar 70% narkotika yang diproduksi di Kolombia dan Peru.

Dalam beberapa tahun terakhir, perdagangan narkoba telah mengubah Ekuador dari negara yang relatif aman menjadi salah satu yang paling berbahaya di Amerika Latin. Meski rakyat Ekuador menolak keberadaan pangkalan militer asing melalui referendum, kerja sama keamanan dengan AS tetap meningkat, termasuk penempatan sementara personel Angkatan Udara AS di bekas pangkalan Manta pada Desember lalu.***

Pos terkait