AS Ingatkan Negara Lain Tidak Balas Kebijakan Tarif

AS Ingatkan Negara Lain Tidak Balas Kebijakan Tarif

Fajarasia.id – Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, memperingatkan negara-negara lain agar tidak membalas kebijakan tarif yang diberlakukan Gedung Putih. Dia menegaskan selama tidak ada tindakan balasan, tarif bea masuk yang lebih tinggi tidak akan diterapkan.

“Selama Anda tidak membalas, ini adalah angka tertinggi yang dikenakan,” ujarnya dikutip Anadolu, Rabu (2/4/2025). Bessent menambahkan pasar dapat merasa yakin tarif ini akan tetap stabil selama tidak ada pembalasan.

Menurut dia, peningkatan tarif lebih lanjut hanya akan terjadi jika negara-negara lain mengambil tindakan balasan. Sejumlah negara telah berupaya bernegosiasi tetapi keputusan akhir tetap di tangan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Bessent menekankan kebijakan tarif ini dirancang untuk melindungi kepentingan ekonomi AS. Selain itu juga untuk memastikan tidak ada ketidakseimbangan dalam perdagangan internasional.

Tarif yang diberlakukan Washington bertujuan menekan negara-negara lain agar menyesuaikan kebijakan dagang mereka. Pemerintah AS berharap negara-negara mitra dagangnya tidak melakukan aksi balasan agar eskalasi perdagangan dapat dihindari.

Kebijakan ini mencerminkan pendekatan proteksionis AS terhadap perdagangan global. Jika negara-negara lain tidak bereaksi, AS kemungkinan tidak akan meningkatkan tarif lebih lanjut.

Namun, jika ada negara yang merespons dengan kebijakan tarif baru, AS dapat menaikkan tarif kembali. Meski begitu, Washington tetap membuka peluang negosiasi bagi negara-negara yang terdampak.

Pemerintah AS ingin memastikan bahwa kebijakan ini memberikan dampak positif bagi perekonomiannya. “Kami tetap menunggu respons negara-negara lain terhadap kebijakan tarif telah diberlakukan,” ujar Bessent.****

Pos terkait