Aktivis Antikorupsi Ermanto Tewas, Rieke Desak Investigasi Mendalam

Aktivis Antikorupsi Ermanto Tewas, Rieke Desak Investigasi Mendalam

Fajarasia.id  – Ketua Umum Konfederasi Rakyat Pekerja Indonesia (KRPI) sekaligus anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, meminta aparat kepolisian mengusut secara serius kejanggalan di balik kematian aktivis antikorupsi sekaligus mantan karyawan JICT, Ermanto Usman. Ia menolak anggapan bahwa peristiwa tragis pada Senin (2/3/2026) itu sekadar kasus perampokan biasa.

“Indikasi kuat ini bukan pencurian. Tidak ada barang yang hilang kecuali kunci mobil, dompet, dan handphone,” tegas Rieke melalui akun Instagram resminya, Kamis (5/3/2026). Ia menilai eksekusi dilakukan secara rapi dan profesional, terlebih lokasi kejadian berada di kompleks perumahan elite dengan sistem keamanan ketat.

Rieke mengingatkan bahwa Ermanto adalah saksi kunci dalam kasus dugaan korupsi Pelindo yang merugikan negara hingga triliunan rupiah. Belakangan, korban kembali menyuarakan agar kasus tersebut dibuka kembali. “Saya yakin Pak Ermanto terus memperjuangkan agar kasus yang terindikasi dipetieskan itu dibuka kembali,” ujarnya.

Ia meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberi perhatian khusus, tidak hanya menangkap eksekutor lapangan tetapi juga mengungkap otak di balik dugaan pembunuhan ini. Rieke juga berencana mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk menjamin keselamatan keluarga korban, termasuk istri Ermanto yang kini dirawat di RS Primaya Bekasi.

Selain itu, Rieke mengaku dirinya pun merasa terancam setelah kembali mengungkit kasus Pelindo. “Saya sendiri mungkin juga akan meminta perlindungan,” katanya.***

Pos terkait