Rekor Baru Renovasi Rumah Rakyat, Surakarta dan Padang Dapat Alokasi Terbesar

Rekor Baru Renovasi Rumah Rakyat, Surakarta dan Padang Dapat Alokasi Terbesar

Fajarasia.id  — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menggelontorkan alokasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Bedah Rumah dalam skala masif untuk Kota Surakarta dan Kota Padang. Langkah ini ditujukan untuk mengakselerasi perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Menteri PKP Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa Surakarta memperoleh alokasi sebanyak 691 unit rumah, sementara Kota Padang mendapatkan bantuan sebanyak 1.430 unit. Jumlah alokasi renovasi hunian bagi kedua kota tersebut mencatatkan rekor terbesar sepanjang sejarah program perumahan rakyat di wilayah setempat.

Langkah ini menjadi bagian dari eksekusi program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam memugar dan membangun tiga juta rumah secara nasional. Kendati demikian, pemerintah menekankan bahwa perbaikan fisik hunian wajib diimbangi dengan ketepatan sasaran verifikasi penerima manfaat serta pemberdayaan ekonomi warga.

Guna memperkuat dampak ekonomi lokal, Kementerian PKP mendorong keterlibatan langsung toko bangunan, kontraktor daerah, hingga pelaku UMKM melalui pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan.

Selain pembenahan struktur bangunan, program ini diintegrasikan dengan kepastian legalitas lahan melalui percepatan sertifikasi tanah serta skema bantuan modal usaha. Dukungan pembiayaan usaha rakyat juga diperkuat lewat penyesuaian suku bunga Pemodalan Nasional Madani (PNM) yang dipangkas signifikan dari kisaran 22 persen menjadi 8 persen.****

Pos terkait