Fajarasia.id — Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Leo XIV, resmi meninggalkan Rumah Sakit Gemelli, Roma, pada Sabtu (17/10/2026) untuk melanjutkan masa pemulihan di Vatikan.
Kepulangan Paus berusia 71 tahun ini mengakhiri masa ketidakpastian umat pascatindakan operasi pengangkatan kanker paru-paru kanan yang dijalani secara intensif sejak awal pekan.
Tim medis Gemelli mengonfirmasi bahwa kondisi klinis Bapa Suci menunjukkan perkembangan yang sangat memuaskan.
Dokter bedah Stefano Margaritora menjelaskan, karsinoma di dasar paru-paru kanan Paus terdeteksi secara tidak sengaja saat pemeriksaan sinar-X rutin. Prosedur intervensi medis dilaporkan berjalan lancar berkat tingkat kedisiplinan dan motivasi pemulihan yang tinggi dari Paus sendiri.
“Kondisi klinisnya benar-benar memuaskan,” kata Margaritora kepada Vatican News, seperti dikutip Channel NewsAsia pada Minggu (18/10/2026).
Meski disarankan menjalani masa rehat sekitar 10 hari ke depan, Paus Leo XIV tidak sepenuhnya menghentikan aktivitas diplomasi dan pastoral.
Dari ruang perawatan rumah sakit, ia bahkan sempat melangsungkan komunikasi telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mendorong gencatan senjata di Oleshky, Ukraina, serta memimpin perayaan misa di kapel rumah sakit sebelum bertolak ke Istana Apostolik.
Gereja Katolik menyambut baik tren positif kesehatan Bapa Suci, terlebih menjelang agenda lawatan apostolik ke kawasan Amerika Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Tim dokter menyatakan tidak ada indikasi medis yang membatalkan rencana perjalanan tersebut, meski keputusan akhir tetap menunggu hasil evaluasi berkala atas kondisi fisik Paus.****





