Mendikdasmen Minta Sekolah Jadi Ruang Belajar di Luar Kelas

Mendikdasmen Minta Sekolah Jadi Ruang Belajar di Luar Kelas

Fajarasia.id  — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mendorong sekolah memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar bagi murid. Langkah ini dinilai dapat mendukung pembelajaran mendalam sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu dan kepedulian terhadap lingkungan.

Gagasan tersebut disampaikan Abdul Mu’ti saat mengunjungi SMA Negeri 1 Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (10/10/2026), dalam rangka pelaksanaan program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026.

Salah satu cara yang diusulkan adalah memasang papan informasi pada pohon-pohon di lingkungan sekolah. Papan tersebut dapat memuat nama pohon, nama ilmiah, karakteristik, hingga manfaatnya.

Dengan demikian, murid tidak hanya mempelajari teori di dalam kelas, tetapi juga dapat mengamati objek secara langsung dan menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan sehari-hari.

“Namanya deep learning itu antara lain terintegrasi dengan penciptaan lingkungan sekolah yang disebut dengan hidden curriculum,” ujar Mu’ti.

Ia menjelaskan, hidden curriculum atau kurikulum tersembunyi mencakup nilai, kebiasaan, dan pengalaman yang dipelajari murid melalui lingkungan serta aktivitas sehari-hari di sekolah.

Menurut Mu’ti, lingkungan sekolah yang dikelola dengan baik dapat menjadi bagian dari proses pendidikan, termasuk dalam membentuk karakter dan mendorong kebiasaan belajar yang positif.

Dalam kunjungan tersebut, Mu’ti juga meninjau pelaksanaan program revitalisasi di SMA Negeri 1 Patikraja. Pekerjaan yang dilakukan mencakup pembangunan dua ruang baru dan rehabilitasi tiga ruang.

Area dak sekolah juga berpotensi dikembangkan menjadi ruang kelas tambahan, dengan mempertimbangkan kebutuhan sekolah dan kelayakan teknis.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat, program revitalisasi pada 2025 menjangkau 1.783 satuan pendidikan di Jawa Tengah dengan anggaran Rp1,475 triliun dan menyerap 23.430 tenaga kerja.

Pada 2026, sebanyak 5.443 sekolah telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan nilai Rp4,169 triliun. Penyaluran dana telah dilakukan kepada 4.597 sekolah dengan total Rp2,434 triliun, berdasarkan data yang disampaikan.

Khusus di Kabupaten Banyumas, program revitalisasi pada 2025 menjangkau 30 sekolah dengan anggaran Rp29,786 miliar dan menyerap 499 tenaga kerja.

Sementara itu, pada 2026, sebanyak 176 sekolah telah menandatangani perjanjian kerja sama senilai Rp114,875 miliar. Penyaluran dana telah dilakukan kepada 156 sekolah dengan total Rp69,387 miliar, dengan serapan tenaga kerja sebanyak 1.996 orang.

Selain membahas lingkungan belajar, Mu’ti mengingatkan murid untuk mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA). Menurut dia, kesiapan menghadapi ujian tidak cukup hanya dengan menguasai materi, tetapi juga membutuhkan strategi pengerjaan soal dan kesiapan mental.

“Pertama, kuasai materi. Kedua, siapkan strategi. Ketiga, persiapkan mental. Ketiga itu adalah kuncinya,” kata Mu’ti.

Ia mengingatkan murid agar tidak langsung merasa tertekan ketika menghadapi soal dengan bacaan panjang. Soal TKA, menurut dia, disusun dengan mengacu pada standar Programme for International Student Assessment (PISA).

Karena itu, kemampuan memahami bacaan, menguasai materi, mengatur strategi, dan menjaga ketenangan perlu dilatih secara seimbang.

Mu’ti juga menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam mempersiapkan masa depan generasi muda sekaligus mendorong kontribusi mereka kepada masyarakat dan bangsa.

“Jangan percaya kalau ada orang bilang tidak usah sekolah penting-penting, yang penting pintar. Tidak ada orang pintar tanpa sekolah. Sekolah itu intinya membuat kita sukses. Pendidikan juga bisa membuat kita melakukan lebih baik dan lebih banyak bagi orang lain dan bangsa,” pesannya.

Melalui pemanfaatan lingkungan sekolah dan penguatan fasilitas pendidikan, pemerintah berharap proses belajar dapat berlangsung lebih kontekstual, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan murid.****

Pos terkait