Fajarasia.id – Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi tiba di Jakarta, Sabtu (10/10), untuk menjalani kunjungan kenegaraan dan bertemu Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan kedua pemimpin negara dijadwalkan berlangsung di Istana Merdeka pada Minggu dan diproyeksikan membuka peluang penguatan kerja sama strategis Indonesia-Mesir di berbagai sektor.
Kedatangan al-Sisi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut dengan prosesi kehormatan yang menandai eratnya hubungan diplomatik kedua negara. Pesawat kepresidenan Mesir mendarat sekitar pukul 17.30 WIB dengan pengawalan enam pesawat tempur TNI Angkatan Udara, terdiri dari empat Sukhoi dan dua F-16.
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan strategis yang selama ini terjalin antara Indonesia dan Mesir.
“Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memperkuat kerja sama strategis antara Indonesia dan Mesir,” kata Arrmanatha usai penyambutan al-Sisi di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (10/10/2026).
Menurut Arrmanatha, kunjungan Presiden Mesir itu juga menjadi kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo melakukan lawatan ke Mesir pada 2024 dan 2025. Indonesia menjadi tujuan akhir rangkaian perjalanan diplomatik al-Sisi di Asia setelah sebelumnya mengunjungi Korea Selatan dan Malaysia.
Prosesi penyambutan berlangsung meriah. Selain pasukan jajar kehormatan, al-Sisi juga disambut tarian tradisional Betawi yang diiringi musik gambang kromong. Setelah menyapa sejumlah pejabat, duta besar, dan atase pertahanan, al-Sisi meninggalkan kawasan pangkalan udara menuju lokasi menginap selama berada di Jakarta.
Pertemuan dengan Presiden Prabowo pada Minggu pagi akan menjadi agenda utama kunjungan tersebut. Selain pertemuan empat mata, kedua pemimpin negara dijadwalkan memimpin pertemuan bilateral yang membahas berbagai peluang kerja sama konkret.
Pemerintah Indonesia dan Mesir juga akan menandatangani sejumlah nota kesepahaman yang mencakup bidang visa, statistik, perikanan, hingga rencana aksi untuk memperkuat hubungan strategis kedua negara.
Kunjungan ini dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia dan Mesir untuk memperluas kolaborasi di tengah dinamika global yang terus berkembang. Dengan posisi keduanya sebagai negara berpengaruh di kawasan masing-masing, penguatan hubungan bilateral diharapkan membawa manfaat yang lebih luas, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun kerja sama antar masyarakat.
Usai menyelesaikan seluruh agenda kenegaraan di Jakarta, Presiden al-Sisi dijadwalkan kembali ke Mesir pada Minggu sore.****





