WFP Peringatkan Krisis Pangan Somalia

WFP Peringatkan Krisis Pangan Somalia

Fajarasia.id – Program Pangan Dunia (WFP) menyatakan bantuan pangan darurat di Somalia terancam dihentikan mulai April 2026 akibat krisis anggaran. Lembaga ini membutuhkan tambahan pendanaan sebesar USD95 juta untuk mendukung jutaan warga rawan pangan antara Maret hingga Agustus 2026.

Juru Bicara PBB Stéphane Dujarric menegaskan, tanpa pendanaan segera, WFP tidak mampu melanjutkan bantuan yang selama ini menyelamatkan jutaan nyawa. Kondisi ini menyusul deklarasi darurat kekeringan nasional yang memicu kekurangan air, kerugian tanaman dan ternak, serta pengungsian besar-besaran.

Direktur Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat WFP Ross Smith memperingatkan bahwa situasi memburuk dengan cepat. Jumlah penerima bantuan pangan darurat telah turun drastis dari 2,2 juta orang pada awal 2025 menjadi hanya sekitar 600 ribu. Saat ini, 4,4 juta orang atau seperempat populasi Somalia menghadapi krisis kerawanan pangan, termasuk hampir satu juta warga yang mengalami kelaparan parah.

“Tanpa dukungan pangan darurat segera, kondisi akan memburuk dengan cepat. Kita berada di ambang momen menentukan,” ujar Smith.

Sebagai badan kemanusiaan terbesar di Somalia, WFP memiliki kapasitas untuk kembali mengatasi kelaparan ekstrem. Namun, keberlanjutan program bergantung pada komitmen donor internasional untuk segera menutup kekurangan dana.

Pos terkait